Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
RAN 5


__ADS_3

" Sama kak, kami juga rindu, tapi di setiap doa kita selalu ada nama kamu, jangan lupa sholat ya nak, jangan pernah tinggal kan ibadah kamu, dimana pun kamu berada." Ucap bunda.


Stelah itu Zafran menuntup telepon nya. lalu berganti menelpon opa nya,


5 menit kemudian , zafran tersenyum karena sang opa dan Oma menyetuji bahkan di sana tadi juga sedang ada om nya om sandi dan om Juna juga, tapi ada tapi nya, mereka tidak menyetujui letak rumah yang akan di beli oleh Amar, kata nya daerah itu tidak sehat untuk keluarga Amar, tapi Zhafran bingung bagaimana cara nya untuk menyampaikan hal ini kepada Amar.


Amar yang tahu raut muka Zhafran langsung mengerti dan...


" sudah Su, gue tidak apa kok, gue sudah berterima kasih atas usaha lu, yang sudah mau bantuin gue ini." ucap Amar dengan raut wajah yang tersenyum, namun senyum nya menyiratkan kesedihan.

__ADS_1


" bukan itu Su, tapi ini tadi gue sudah bicarakan ini semua, dan keluarga gue bersedia, tapi...., mereka memberitahu kan kalau lebih baik keluarga lu jangan di daerah sana, karena ke dua orang tua lu sudah tua apalagi adik lu perempuan." ucap Zhafran.


" kita sudah terbiasa hidup di sana Su, apalagi tidak ada kemampuan gue kalau harus beli di tempat lain, sudah tidak apa apa, gue juga sudah siapkan berkas kok Su, dan besok pagi rencana gue mau ngadep sama senior untuk minta ACC, kasihan keluarga gue Su, karena ibu bilang kalau di kasih waktu satu Minggu, sedangkan ibu sudah telp 2 hari yang lalu." ucap Amar.


" bukan itu Su maksud gue, mengenai biaya jangan di permasalahkan lagi, gue tadi di kasih tahu kalau keluarga Lu apa mau tinggal di daerah kawasan dekat keluarga gue yang di Surabaya?." tanya Zhafran


" Hah!!!! apa??? gue gak salah dengar bro, wilayah keluarga lu itu, wilayah elit bro, gue butuh berapa tahun untuk mengembalikan uang yang gue pinjam untuk rumah itu." ucap Amar.


" tapi nanti ayah ibu gue kerja apa?." ucap Amar yang masih dengan pemikiran bingung nya.

__ADS_1


" tenang, Oma gue punya yayasan, nanti ibu lu bisa ikut di sana, di sana ada panti asuhan, ada tempat umkm dan keluarga gue pasti nya tidak akan tinggal diam mengenai hal itu, untuk ayah lu, Insya Allah pasti ada tempat untuk bekerja di sana." ucap Zafran lagi.


Amar diam dan hanya bisa diam, dia begitu senang dan kagum dengan sosok seorang sahabat yang selalu ada buat nya dan sekarang malah ada buat keluarga nya, entah ia membalas nya dengan bagaimana.


" gue harus membalas ini dengan cara apa Su, gue janji gue akan selalu ada buat lu, ya gue janji itu, gue akan jadi orang pertama membela lu, apabila ada yang tidak suka dengan lu." batin Amar sambil memandang Zafran.


" Ok, gue terima Su, terima kasih selalu ada buat gue dan keluarga gue." ucap Amar.


...🌹🌹🌹🌹🌹...

__ADS_1


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....


__ADS_2