Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
LS 37


__ADS_3

" Mau aku bawa ke kantor saja, mama dan papa belum kembali, ayah dan bunda juga belum kembali dari Surabaya." Langit menyentuh bahu istri nya.


" Aku harap kamu segera resign, aku ingin seperti dulu, saat aku pulang, kamu menyambut ku di rumah." Langit berkata lembut dengan pandangan begitu dalam pada Devi.


Devi hanya terpaku diam.


" Tidak akan sama sayang dengan posisi ku saat ini, mungkin ke depan nya aku akan sering ke luar kota bahkan ke luar negeri untuk melihat perkembangan perusahaan yang ada di sana." Ucap Devi dalam hati nya


Di perusahaan Langit.


Tap tap tap


Suara derap sepatu terdengar nyaring menyusuri lorong di lantai 5, ia menuju meja sekretaris bernama Nina.


" Hai Nin, apa Langit ada di dalam?." Tanya Ari.

__ADS_1


Nina mendongak kan wajah nya yang sedari tadi fokus memandangi laptop nya.


" Eh pak Ari, pak Langit ada di dalam, sebentar saya kasih tahu dulu ya." Nina segera meraih telepon di atas meja nya untuk memberi kabar pada bis nya.


" Pak Ari di persilahkan masuk." Jawab Nina setelah selesai menelpon bos nya.


" Terima kasih Nin." Ucap Ari. Ari berjalan ke arah pintu ruangan Langit.


Ceklek. Pintu ia buka di lihat nya anak kecil sedang berlari kesana kemari.


" Bro kapan lu datang? Kok tidak ngabarin, kan gue bisa jemput lu di bandara." Langit menghampiri Ari sambil berpelukan ala laki laki.


Langit tertawa, sudah bisa membayangkan sifat sahabat nya yang satu ini.


" Sayang sini Salim dulu sama om Ari." Langit memanggil Ara yang terus berlari lari.

__ADS_1


" Hai princess kamu sudah gede ya." Ari memangku Ara dan mengangkat ke atas memutar mutar nya di atas kepala, Sampai Ara tergelak senang.


" Lu sering bawa anak ke kantor Lang?." Tanya Ari.


" Ya lumayan sering, kalau Oma opa nya ada di rumah ya gue titipin ke mereka." Jawab Langit.


" Lu tidak niat pakai baby sister gitu?." Tanya Ari.


" Ogah gue takut bro, apalagi sering dnegar banyak kasus penganiayaan , ngeri gue." Jawab Langit.


" Sorry ya bro, gue cuma ngingetin saja sebagai dokter spesialis anak, jangan lihat gue sebagai teman lu, anak jika di bawa kerja sekali kali itu bagus buat kecerdasan nya, dia akan mengenal aktivitas dan tempat kerja orang tua nya, anak akan bisa tahu ada lift, ada Tante ini, ada om ini, ada banyak orang yang bekerja, ada pengetahuan baru yang ia dapat kan, ada implus otak yang tersambung sehingga bisa membuat anak cerdas karena stimulasi, namun apabila terlalu sering di ajak ke kantor itu Sangat tidak baik untuk tumbuh kembang dia, apakah anak dapat tempat dan istirahat yang cukup, apakah ada teman teman sebaya untuk bermain, apakah ada fasilitas fasilitas penunjang tumbuh kembang dia." Ucap Ar memberi penjelasan.


" Nilai positif adalah anak akan semakin dekat dengan orang tua nya yang membawa nya dan anak akan semakin kuat karena sering di bawa kemana mana, tapi apa lu sudah pertimbangkan sisi negatif nya juga bro, lu bicarakan deh sama Devi." Lanjut Ari sambil menepuk bahu Langit memberi dukungan.


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...


__ADS_2