Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
LS 3


__ADS_3

Pandangan Ray, Mesya, Siska dan Adam pun sama, kalau perempuan itu adalah perempuan yang penuh ambisi dan nanti nya pasti akan menyusah kan Langit ke depan nya.


" Nak, kalau begitu, Kamu antar Devi pulang, sekarang sudah sore juga, pasti nya nanti Devi di cari sama orang tua nya." ucap Mesya dan di setujui oleh Langit.


Mereka berdua telah keluar dari rumah ayah dan bunda nya.


Sepanjang perjalanan Langit lebih banyak di diam, ia begitu sangat tahu dari tatapan ke 4 orang tua nya.


Devi yang tahu kalau Langit hanya diam saja, ia mencoba untuk mengembalikan kepercayaan diri nya Langit.


" Sayang." ucap Devi yang akan menyentuh tangan Langit tapi..


" Jangan pegang tangan ku Dev, kita bukan muhrim." tolak Langit.


" Ok ok aku paham, kamu kenapa, sejak keluar dari rumah kamu, kamu kok terlihat murung?." tanya Devi


" Tidak apa apa." jawab Singkat Langit


" Sudah sampai Sekarang kamu turun Dev, aku mau pulang, tiba tiba kepala ku pusing." ucap Langit

__ADS_1


" Kenapa? kenapa kamu berubah Langit, aku kurang apa untuk menjadi istri kamu, aku kurang apa untuk bisa sejajar dengan mu." ucap Devi dengan nada marah


" Aku pusing Dev, tolong mengerti dengan kondisi ku." ucap Langit.


Devi keluar dengan emosi, sampai sampai pintu mobil menjadi sasaran nya.


Setelah Devi keluar Langit bergegas untuk pulang, ia mau menanyakan ke pada ke 4 orang tua nya.


...🌹🌹🌹...


Sedangkan di rumah Ray, Mesya, Siska dan Adam saling berunding.


" Sis, kita tidak boleh su udzon sama orang, tidak baik, mungkin di balik penampilan nya, Langit ada pertimbangan lain, jadi sekarang kita tidak boleh memaksa Langit untuk tidak menikah dengan Devi, kita tanya dulu, kalau memang Langit bependirian teguh, mari kita kasih ijin untuk nya menikah." ucap Mesya.


" Kenapa kita tidak sampai kan saja, pada Langit kalau kita keberatan Sayang." ucap Ray pada Mesya.


" Pasti bang, pasti akan kita sampaikan tadi, tapi bahasa kita jangan kasar, kita sampaikan dengan cara lembut, agar Langit tidak sakit hati ny." ucap Mesy


Beberapa saat mobil Langit berhenti tepat di garasi mobil keluarga nya, ia segera turun untuk bertanya pada mereka.

__ADS_1


" Assalamualaikum." ucap salam Langit


" Waalaikumsalam." jawab mereka ber 4


" Sini duduk nak." pinta Mesya.


" Langit, langsung saja, kami ber 4 sudah berunding dan ada beberapa hal yang akan kami tanyakan pada kamu." ucap Ayah


" Sejak kapan kamu mengenal nya?, sejak kapan kamu menyukai nya? bagaimana dengan keluarga nya? dan apa yang membuat kamu ingin menikahi nya?." tanya Ayahh.


" Terima kasih karena ayah, bunda, mama dan papa mau meluangkan waktu untuk Langit dan Devi, kita sudah lama kenal yah, ia teman kuliah ku, keluarga nya baik, dan untuk apa Langit menikahi karena Langit merasa cocok sama Devi." jawab Langit cepat.


" Maaf Langit, tapi papa melihat ia seperti wanita berambisi, apa kamu tidak keberatan kalau nanti nya ia lebih dominan dalam keluarga kalian kelak?." tanya papa.


" Memang terlihat seperti itu pa, tapi kami berdua juga sudah sepakat, selagi kami masih belum memiliki anak, Langit masih membebaskan nya untuk bekerja, tapi......


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...

__ADS_1


...Happy Reading...


__ADS_2