Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ay 71


__ADS_3

" enak saja Yasmin tuh punya aku dan sudah jadi milik aku." ucap arka dengan ketus.


" iya aku tahu maksud aku tuh tipe ceweknya kayak Yasmin gitu hais kamu tuh ya jadi orang sensian amat sih." kata Alvin geleng-geleng kepala.


" iya ya ya ya sudah kita lanjutin pembahasan tadi." kata arka serius


" pembahasan mengenai aku mau dijodohin sama gadis seperti Yasmin gitu." goda Alvin.


" ihhhhh Alvin aku lagi serius." kata arka dengan penuh penekanan.


" oke oke kita lanjutin lagi pembahasan proyek itu." kata Alvin serius.


Alvin dan arka mulai serius membahas soal proyek itu mereka nampak tengah asyik dengan pembicaraan mereka dengan di depan mereka pun terpampang laptop mereka yang menyala, Alvin sekilas menjelaskan tentang ini dan itu begitu juga dengan arka tanpa mereka sadari Yasmin datang membawa dua cangkir kopi dan beberapa cemilan yang ada di dalam kulkas ditaruh di atas nampan lalu meletakkan nya di atas meja.


tidak ingin mengganggu Yasmin segera pergi meninggalkan arka dan Alvin Yasmin juga tidak mengerti tentang apa yang mereka bahas Yasmin melihat-lihat sekeliling ruangan arka nampak begitu banyak buku yang ada di ruangan tersebut biasanya mengambil salah satu buku yang menurutnya menarik.


" wah ternyata selain buku bisnis dan ekonomi ternyata ada novel jika ia lumayanlah daripada hanya duduk saja sangat membosankan mending baca novel." gumam Yasmin lalu duduk di kursi kebesaran milik suami nya itu.


Yasmin begitu serius membaca novel yang diambil di rak buku sambil sesekali melirik arka yang tengah asyik berbicara dengan Alvin Yasmin yang rasa kantuknya mendera akhirnya tertidur dengan kepala bersandar di atas meja.


jam sudah menunjukkan pukul 15.00 jam makan siang pun terlewati saking seriusnya arka dan Alvin mengobrol mereka melupakan Yasmin yang berada di kantor nya, akhirnya pembicaraan itu mereka sudah Alvin juga sudah merasa lapar cacing-cacing di perut nya sudah minta segera diisi.


" yuk kita pergi makan dulu aku sudah lapar banget nih." kata Alvin melihat wajahnya yang begitu lelah.


" iya eh Yasmin kemana ya saking seriusnya bekerja aku sampai lupa sama istri sendiri." kata Arka menempuh keningnya melihat sekeliling sudut ruangannya tapi tidak menemukan Yasmin.

__ADS_1


" itu mah sudah jadi kebiasaan kamu kalau sudah namanya bekerja lupa deh sama segala-galanya." dengus Alvin lalu keluar dari kantor arka untuk mencari Yasmin siapa tahu Yasmin berjalan-jalan mengelilingi kantor nya pikir Alvin.


setelah mencari-cari keberadaan Yasmin akhirnya mereka menemukan orang yang sedari tadi dia cari arka tersenyum melihat Yasmin yang tengah tertidur lelap dibalik tumpukan berkas berkas yang ada di mejanya membuatnya tak terlihat.


" ya ampun ternyata kamu disini sayang kirain kamu kemana maafin mas ya saking sibuknya mas kerja sampai mengabaikan kamu." kata arka tersenyum mengelus rambut Yasmin.


Yasmin yang merasa ada yang mengelus-elus rambutnya membuatnya terbangun dari tidurnya Yasmin mengucek-ngucek matanya lalu melihat siapa yang menyentuh nya tadi.


" eh mas arka maaf ya Yasmin ketiduran." kata Yasmin tersenyum.


" justru mas yang harusnya minta maaf karena harus membuatmu menunggu hingga ketiduran seperti ini." kata arka yang merasa bersalah.


" tidak apa-apa kok mas." kata Yasmine sambil membenarkan pakaian nya yang sedikit berantakan.


" haisss.... nih perut bikin malu saja." gumam Yasmin dalam hatinya.


" ya ampun ya maafin mas ya sudah membuat istri mas ini kelaparan." kata arka sedih mengusap rambut Yasmin.


" Ayuk... mas kita cari makan cacing cacing di perut Yasmin minta segera diisi nih." kata Yasmin mengusap-usap perut nya.


arka tersenyum melihat tingkah istri kecil nya itu yang menurutnya sangat menggemaskan tiba-tiba terdengar suara pintu terbuka.


" dan istri kamu, eh eh eh orang nya sudah ketemu toh." kata Alvin tegas.


Yasmin merasa bersalah karena telah membuat arka dan Alvin begitu khawatir pada diri nya.

__ADS_1


" maafkan Yasmin kak Yasmin tadi ketiduran di meja kerja mas arka hehehe." kata Yasmin yang merasa tidak enak dan menundukkan kepala nya.


" ya sudah tidak apa-apa sekarang ayo kita jalan aku juga sudah mesan tempat di restoran." kata Alvin lalu keluar ruangan arka meninggalkan kedua sejoli itu arka dan Yasmin menyusul dari belakang.


di depan lobby kantor nampak Alvin sudah berdiri di samping mobil menunggu kedatangan pasutri itu yang tidak lain arka dan Yasmin terkadang Alvin merasa iri melihat kedua pasangan itu Alvin juga ingin segera menikah dengan wanita yang cerdas ceria hebat dan cantik seperti Yasmin, melihat arka dan Yasmin sudah mendekat dengan sikap Alvin membuka pintu mobil nya.


" silakan masuk raja dan ratu ku." kata Alvin menunjukkan memberikan penghormatan ala-ala kerajaan membuat arka dan Yasmin tersenyum melihat tingkah Alvin


setelah arka dan Yasmin masuk dan duduk di dalam mobil ternyata Roni sedari tadi sudah duduk manis di depan kemudi Alvin segera masuk di dalam mobil mobil melaju menuju restoran yang sudah dipesan oleh Alvin.


perjalanan menempuh hanya waktu 15 menit untuk menuju ke restoran tersebut sesampai nya di sana Roni menghentikan mobil nya tepat berada di depan pintu masuk salah satu restoran mewah di Jakarta.


Alvin turun dari mobil lalu membukakan pintu buat Yasmin dan arka setelah mereka turun mereka masuk ke dalam restoran yang disusun oleh Rony ke salah satu meja yang sudah dipesan oleh Alvin mereka pun duduk di sana tidak lama menunggu seorang pramusaji menghampiri mereka dan mencatat semua makanan yang dipesan oleh mereka berempat.


sekitar 10 menit menunggu makanan yang dipesan pun datang di bawah oleh dua orang pramusaji yang terlihat berusaha mengambil perhatian arka Alvin dan rohani tapi ketiga laki-laki itu hanya berperilaku biasa saja tanpa memperdulikan apa yang mereka lakukan Yasmin yang memperhatikan tingkah laku para pramusaji tersebut merasa tidak nyaman Yasmin hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala melihat kegenitan mereka.


" ampun deh ni cewek apa tidak pernah ya lihat laki-laki ganteng aku saja yang berada di antara mereka biasa-biasa saja aneh." umpat Yasmin dalam hati.


makanan telah dihidangkan di atas meja para pramusaji pun pergi mereka pun menikmati makanan yang telah mereka pesan tidak ada yang membuka suara saat mereka makan tiba-tiba datang 3 orang laki-laki yang ber style formal nampak begitu gagah dilihat dari penampilan mereka seperti orang kalangan atas ya dia adalah Erik, Bram dan rikson.


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...

__ADS_1


__ADS_2