Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ran 197


__ADS_3

Karena gemas dengan adiknya, Arin pun berinisiatif membujuk Aya secara langsung.


"Aya nanti bobok sama Aina ya, biar Daddy dan mommy tidur berdua." Pinta Arin kepada Aya.


"Aina bobok disini tante?." Tanya Aya mendongakkan kepalanya di sela bermain dengan Aina dan Adam setelah namanya di panggil.


"Benar sayang, nanti Aina dan abang bobok sini juga. Nanti tante temenin ya." Jawab Arin dengan mengedipkan matanya ke arah suaminya untuk meminta persetujuan.


Arvan yang melihat istrinya, hanya mengedikkan bahunya.


"Biar nanti Aya cepat punya adek, jadi Aya punya teman nanti. Tapi jangan bilang mommy dulu ya. " Tambah Arin dengan berbisik.


Aua pun menganggukkan kepalanya tanda setuju dengan tantenya. Dia sangat antusias ketika Arin berbicara tentang adik. Dulu dia sangat iri ketika teman-temannya bercerita tentang adik yang baru di lahirkan oleh mamanya.


"Mommy, Aya mau bobok sama Aina dan tante Alin aja ya." Rengek Aya.


"Beneran Aya mau bobok sama Aina dan tante ?" Selidik El kepada Aira.


Aya menganggukkan kepalanya. Sebenarnya El tahu pasti ini ulah dari kakaknya. Karena El melihat gelagat aneh kakaknya.


"Ya udah nak kamu ajak suami kamu untuk bersih-bersih dan istirahat di kamar kamu, pasti kalian juga capek seharian berdiri." Pinta ibu kepada El.


"Bener kata ibu dek, kalian istirahat saja biar Aya kakak dan ibu yang jaga." Tambah Arin.

__ADS_1


"Mas kita ke atas aja ya, soalnya kamar El di atas." Ucap El dan zafram menganggukkan kepalanya.


"Daddy dan mommy istirahat di atas dulu ya sayang, Aha tidak boleh nakal." Nasehat zafran kepada Aya.


Setelah memastikan putrinya tidak rewel, zafran mengikuti istrinya berjalan ke lantai atas menuju kamar El


❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Di Dalam Kamar.


El membuka kamarnya, dan dia kaget tempat tidur El telah di hias bunga berbentuk hati yang bertuliskan "Happy Wedding". Padahal tadi pagi ketika El di rias, belum ada hiasan di tempat tidur nya.


Ceklek...


"Mas bersihin diri dan mandi dulu biar seger, Ifa mau melepas aksesoris di kepala IFA dulu. " Pinta El


"lya dek, mas ke kamar mandi dulu." Pamit zafram Sebelum melepas hijab beserta aksesoris yang melekat di kepala nya, El menyiapkan pakaian suaminya di dalam koper yang sudah berada di kamarnya.


El membuka koper dan mengambil kaos, celana pendek beserta lainnya dan di taruh di atas tempat tidur.


Kemudian, dia duduk di depan meja hias untuk membersihkan sisa make up dan melepas hijabnya.


Ketika El kesusahan membuka hijab nya beserta aksesorisnya, zafran mendekat ke arah istrinya untuk membantunya.

__ADS_1


"Mas gan..ti baju dulu sudah IFA siapkan di atas tempat tidur." Ucap El gugup melihat suaminya hanya memakai handuk yang melilit bagian bawahnya dan mendekati dirinya.


"Bentar dek, mas ganti baju dulu dan nanti mas bantu untuk mencopot hijab adek, ini pasti susah kalau adik mencopotnya sendiri." Jawab zafran dengan mengambil pakaian yang disiapkan istrinya dan segera menuju kamar mandi.


"Ya Allah kenapa mas Andra harus memakai handuk saja sih." Ucap El dengan menetralkan detak jantungnya.


Ini kali pertama El satu kamar dengan laki-laki dan melihatnya hanya memakai handuk saja.


"Ternyata suamiku beribu-ribu ganteng ketika habis mandi." Tambah El yang senyum sendiri memuji suaminya.


Zafran pun keluar dari kamar mandi dengan pakaian lengkap. Dia mendekati istrinya untuk membantu melepaskan aksesoris di hijab El.


Zafran dengan telaten mencopot jarum pentul yang tersemat di kerudung El. Setelah semuanya di copot, zafran mulai membuka hijab El.


"Cantik." Puji zafran dengan senyum setelah melepas hijab El.


Dia bisa melihat rambut hitam panjang tergurai yang menambah kecantikan El.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....

__ADS_1


__ADS_2