
" Kenapa? Apa tidak suka hamil kembali?." Tanya Ray.
" Bukan tidak suka bang, Syasya ingin hamil lagi saat mereka ber empat berusia 10 tahun. Biar mereka mandiri." Kata Mesya.
" Mereka sekarang sudah mandiri mereka bisa mandi sendiri makan dan berpakaian sendiri kata Ray." Keempat putra mereka hanya menganggu kan kepala saja, mereka tidak mengerti apa yang diucapkan oleh ayahnya, mereka hanya bisa memandangi saja.
Mereka tidak paham tapi berhubung ayahnya menyebut nama-nama mereka sudah pasti mereka hanya menganggukan kepala saja padahal mereka tidak paham apa yang diucapkan oleh ayah dan bundanya, Abang tidak malu punya anak banyak tanya ini siapa da Ray.
" Untuk apa harus malu, kalau bisa Abang ingin 6 atau 7 anak. Biar kita tidak kesepian di hari tua." Kata Ray.
" Is Abang enak aja, syasya yang menjadi bola terus. Mesya mencibirkan bibir nya. Tidak apa-apa apa jadi bola Abang masih tetep cinta." Rey memeluk Mesya, saat ingin melabuhkan bibir nya.
Mesya mendorong wajah Ray.
" Kenapa? Jangan bilang calon baby kita tidak mengijinkan ayah nya untuk mencium bunda nya.
" Tuhh!!." Tunjuk Mesya ke arah ke empat pasang mata yang menatap ke arah ayah dan bunda nya. Ray melihat ke arah bibir Mesya tunjuk kan. Hai boys.
Senyum lebar Ray kepada putra putra nya.
__ADS_1
" Ayo mandi." Ke empat nya merasa berat meninggalkan sang bunda di kamar sendirian.
" Bunda tidak apa apa sayang." Ucap Mesya yang tahu sorot mata ke empat putra nya.
" Bunda tidak apa apa, mulai hari ini, kalian ber empat jangan buat bunda kalian stress ya." Ucap Ray. Ayo biarkan bunda istirahat.
...🥀🥀🥀. ...
Berita kehamilan Mesya tersebar, orang tua Ray dan orang tua Mesya yang sedang mengadakan perjalanan wisata begitu senang.
Karena mereka akan menambah cucu. Begitu juga mommy dan Daddy. Oma senang, di usia senja nya masih bisa melihat kehadiran cicit cicit nya satu demi satu.
Mesya sangat suka memakai baju yang girl dan dandan nya yang menor menurut Ray.
Jika Ray protes, Mesya akan mengeluarkan jurus baru nya yaitu air mata nya. Sehingga Ray, mau tidak mau, selalu mengalah.
Dan Mesya yang dulu nya tidak suka ke mall, sekarang selalu ingin belanja ke mall, dan yang menemani diri nya adalah Nova.
" Nov, lihat baju itu sangat bagus?." Mesya menarik tangan Nova untuk memasuki butik untuk melihat baju yang di katakan Mesya bagus.
__ADS_1
" Beli saja Sya." Kata Nova.
" Tidak, ini sudah banyak." Mesya langsung mengajak Nova untuk keluar dari butik tersebut. Tiba tiba Mesya memegang perut nya yang tiba tiba kram
" Kenapa?." Tanya Nova khawatir. Mungkin baby ku marah, karena baju yang tadi tidak jadi ku beli." Ucap Mesya.
" Ayo kita beli kalau begitu." Ajak Nova.
" Kau percaya saja apa yang ku katakan, aku hanya terlalu bersemangat jalan jalan ke mall." Kata Mesya.
" Betul kamu tidak apa apa Sya?." Iya ayo kita pulang,
" let's go." Jawab Mesya
" Betul, kamu tidak apa apa Sya?." Tanya Nova lagi. Iya, ayo kita pulang, Abang marah nanti jika aku kecapekan. Jawab Mesya. Akhir nya ke dua nya pulang sebelum masuk ke dalam rumah
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
__ADS_1
...Happy Reading...