Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
LS 44


__ADS_3

" Assalamualaikum, ma pa, kapan datang?." Tanya Langit pada Siska dan Adam sambil mencium tangan ke dua orang tua nya.


" Waalaikumsalam, baru saja sampai, barusan habis sarapan bubur di luar sekalian saja mampir ke sini." ujar mama Siska sambil menyuapi Ara.


" Habis dari mana Lang?." Tanya papa Adam.


" Nganterin Devi ke bandara pa, mau ke Surabaya selama 2 hari." Jawab Langit sambil tertunduk lesu


" Devi belum mau resign?." Tanya papa lagi.


Langit hanya menggelengkan kepala nya saja.


" Papa sama Mama tidak akan ikut campur urusan rumah tangga kalian, kalau kamu merasa tidak masalah istri kamu berkarir ya melangkah saja terus, setiap pasangan punya prinsip yang berbeda dalam menjalani rumah tangga, kalau papa dulu dengan tegas meminta mama berhenti bekerja, karena ingin mama menjadi madrasah pertama bagi anak anak nya." Ucap papa.


" Lang, terapkan perintah agama sedikit demi sedikit, beri istri mu sedikit nasehat tapi pelan pelan, seorang istri di ciptakan dari tulang rusuk laki laki, jangan keras keras nanti patah.


" Ucap mama Siska yang berkata lembut sambil mengusap usap punggung Langit.


" Sabar Lang." Lanjut mama.

__ADS_1


" Iya ma, Langit akan mencoba sabar, Langit akan pelan pelan membimbing nya lagi." Jawab Langit


" Langit ke atas dulu ma, mau siap siap ke kantor." Langit mencium pipi Ara lalu pergi.


Tidak lama Langit turun dengan setelah semi formal nya dengan menenteng sebuah tas kerja nya.


" Lang, biar Ara sama mama dulu di sini, nanti sore kamu jemput di rumah mama." Ucap mama Siska.


" Ya sudah Langit berangkat dulu, itu pak Asep sudah datang juga, sayang papi pergi kerja dulu ya, main sama Oma dan opa oke " langit mencium wajah anak nya bertubi tubi sampai Ara tertawa geli.


" Hati hati nak, jangan lupa berdoa." Ucap mama Siska


Di toko Senja kedatangan kurir yang mengirimkan undangan pernikahan dari teman nya.


Senja membuka undangan yang baru ia terima dari kurir, sebuah wedding invitation, teman SMA nya akan menikah 2 hari lagi.


" Hmmmm teman teman ku sudah pada menemukan jodoh nya, aku kapan ya." Ucap Senja dalam hati nya.


" Cik, aku keluar dulu ya, mau cari sepatu buat kondangan, aku nitip toko." Ujar Senja.

__ADS_1


" Ok Ja, jangan lupa beli cemilan ya biar tidak ngantuk nih " Sahut Cika.


" Oke " jawab Senja.


Senja melajukan motor nya menuju Mall, ia memilih lokasi yang paling dekat dari toko.


Tidak mudah ternyata memilih milih sepatu, terlalu banyak godaan yang memanjakan mata.


" Ini bagus, itu bagus, coba yang ini saja dah, arffggghhh jadi galau pilih yang mana ya?." Batin Senja.


Tidak terasa sudah 1 jam, tapi belum juga menjatuhkan pilihan. Kruk kruk bunyi perut menyadarkan diri nya kalau cacing cacing di perut nya meminta jatah makan untuk mereka.


" Hah, aku pilih ini saja lah, dari pada galau terus, kalau masih di sini pasti aku tidak bisa memilih, mau yang mana." ucap Senja menuju kasir lalu membayar nya.


Setelah keluar dari toko sepatu, Senja langsung menuju food court yang ada di mall tersebut, Senja tidak selalu berada di resto saat ke mall, tapi Senja lebih suka makan di food court karena ramai


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...

__ADS_1


...Happy Reading...


__ADS_2