
Arka membalas pelukan sang istri dan berlalu begitu saja dari sana, tangan arka yang satu memeluk Yasmin dan satu nya lagi menggandeng Ara yang sedari tadi hanya diam.
Alvi, Roni, Cika dan Ayu melaksanakan apa yang telah di perintahkan oleh Arka barusan, dan Alvin sempat kecewa pada Siska yang telah menghancurkan moment terpenting nya, setelah selesai semua nya mereka segera keluar dari mall langsung menuju rumah nya keluarga Alfarizi.
Siska jangan di tanya lagi, ia yang masih shock hanya bisa duduk di meja restauran tersebut, otak nya kembali membuka memori lama nya, tentang dia dan arka, sekian lama mereka dekat, dan saat Arka akan serius malah dia mencampakkan nya begitu saja, ia merasakan penyesalan yang tiada Tara, ia tadi memperhatikan semua gerak gerik antara Arka dan Yasmin, ia merasa iri dengan apa yang ia lihat tadi, perhatian dari arka begitu luar biasa terhadap Yasmin, sedangkan diri nya di campakkan oleh sang suami dan ia juga harus kehilangan anak nya yang belum sempat ia lahir kan, tiba tiba air mata Siska menetes di pipi nya, ia tidak sanggup melihat Yasmin Yang sedang hamil anak arka, apa ia harus kembali kepada Arka agar ia bisa mendapatkan bahagia, ia juga ingat tentang cita cita mereka berdua saat mereka setelah menikah dulu.
setelah sampai di rumah, Yasmin langsung di suruh istirahat, tapi setelah para sahabat nya datang mereka kembali melanjutkan acara yang sempat tertunda tadi, bahkan kini Senja pun ikut nimbrung di sana juga.
malam hari nya
Setelah selesai makan malam kini semuanya berkumpul di ruang keluarga seperti biasa arka dan Alvin sedang bermain PS sedangkan Roni hanya duduk diam saja. Yasmin pun beranjak dari duduknya dan berjalan perlahan kearah dapur sambil memegang perutnya yang sudah semakin membesar.
__ADS_1
" Mbok ni." Panggil Yasmin lembut saat melihat Mbok ni dan asisten yang lainnya sedang menikmati cemilan di ruang belakang dekat dapur, ruangan itu biasa dulu Yasmin dan mbok ni pakai untuk bersantai sambil menonton televisi bersama yang lainnya juga.
" Eh non Yasmin." Ucap mbok ni langsung beranjak dari tempat duduk nya dan menghampiri Yasmin yang tengah memberengut kesal lantaran laki-laki dia dipanggil non.
" Mbok ni lagi ngapain?." Tanya Yasmin yang masih dengan bibir manyun nya.
" seperti biasa saja, ada apa?." Tanya mbok ni. " Mau di buatin susu?." Tanya mbok ni, namun Yasmin menggelengkan kepala nya.
" seperti biasa saja, ada apa?." Tanya mbok ni.
" cuma ingin lihat mbok ni lagi ngapain." ucap Yasmin sambil memamerkan gigi putih nya kepada mbok ni.
__ADS_1
" kamu itu Yas, dari dulu tidak pernah berubah, mbok kangen tahu sifat jahil mu." ucap Mbok ni.
" he he he, jahil masih ada mbok, tapi tidak seperti dulu, lihat nih perut dan ngap mbok." ucap Yasmin.
mbok ni hanya tersenyum, ia senang karena yasmin tidak berubah sedikit pun, yang ada di depan nya ini tetap lah dengan Yasmin yang ia kenal, seorang gadis yang sangat baik dan mau bekerja keras saat usia nya yang masih terbilang sangat muda.
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...
__ADS_1