Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
RAN 4


__ADS_3

" Pemilik kontrakan itu meminta berapa?." Tanya Zafran.


" Jangan Su, gue sudah mau mengajukan bank saja, gue tidak mau ngerepotin kalian lagi, sudah cukup." Jawab Amar yang lagi lagi menolak nya.


" Dengar kan gue ngomong, kalau lu ngajuin bank, terus lu makan apa, belum lagi biaya adik lu, dan lu tidak mungkin berkata terus terang sama keluarga lu, kalua gaji lu tidak cukup, belum lagi kalau kita ada kegiatan luar, apa lu bisa tidak bawa uang sepersen pun, sudah bilang berapa pemilik kontrakan itu meminta?." Tanya Zhafran.


" Dia minta 100 juta sekaligus dengan rumah nya Su." Akhir nya Amar berkata sejujur jujur nya.


" Baik, tunggu bentar." Ucap Zhafran.


Zafran melihat jam tangan yang melingkar di tangan sebelah kiri nya, terlihat Zafran tersenyum.


Zafran langsung mengambil ponsel nya langsung mendial nomor seseorang, Amar dan Dimas bahkan tidak tahu zafran sedang menghubungi siapa.


Tut.... Tut ... Tut....

__ADS_1


" Hallo assalamualaikum." Ucap salam seseorang disana.


" Waalaikumsalam bunda." Jawab Zafran.


" Bunda lagi apa?." Tanya Zafran lagi.


Bunda langsung mengalihkan telepon biasa menjadi telepon Vidio


" Apa kamu, mencari istri ayah?." Ucap ayah tiba tiba.


" Ah ayah, wihh iya iya yang sudah punya istri, nanti kalau kakak punya istri, kakak akan pamer ke ayah." Balas Zafran dengan kekehan.


" Sabar yah, kakak masih belum ada yang klik, kakak ingin ada yang bisa membuat hati kakak berdebar saat bertemu dengan nya nanti, oh iya yah, ada yang mau kakak tanyakan?." Ucap zafran.


" Apa nak, kata kan saja, ini ada bunda dan ayah, kami sedang di kamar kok." Ucap bunda yang ada di sebelah ayah.

__ADS_1


" Emm, begini Bun yah, maaf kalau kakak merepotkan ayah dan bunda, ........." Ucap Zafran yang menceritakan tentang masalah yang di alami oleh amar sahabat nya.


" Kakak, telp saja om Sandi atau om Juna ya kak, tapi kasih tahu Oma dan opa dulu ya, tidak baik tiba tiba kakak menghubungi om Sandi atau om Juna tanpa memberitahu kan Oma dan opa." Ucap bunda setelah mendengar ucapan sang putra.


" Kenapa tidak kita yang bantu kak?." Tanya ayah.


" Em begini yah, rumah itu posisi nya ada di Surabaya, sedangkan ayah sama bunda kan ada di Jakarta, maaf bukan nya kakak tidak mau meminta tolong ke ayah dan bunda, tapi kakak ingin ada salah keluarga dari kita yang menjadi saksi jual beli rumah dan tanah itu yah." Jawab zafran merasa tidak enak dengan ayah dan bunda nya.


" Baik lah nak, ayah dan bunda bangga mempunyai putra seperti kamu kak, lanjutkan saja, bagaimana baik nya, kalau ada kendala segera hubungi ayah ya, jangan lupa pesan dari bunda tadi, mumpung masih jam segini, kakak telp Oma dan opa saja nak." Ucap ayah.


" Baik yah Bun, kalalu begitu telp nya kakak tutup ya, kakak rindu ayah ibu dan saudara di sana." Ucap Zafran.


" Sama kak, kami juga rindu, tapi di setiap doa kita selalu ada nama kamu, jangan lupa sholat ya nak, jangan pernah tinggal kan ibadah kamu, dimana pun kamu berada." Ucap bunda.


...🌹🌹🌹🌹🌹...

__ADS_1


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih. ...


__ADS_2