Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
LS 49


__ADS_3

" Andaikan dia mami nya Ara?." Bathin mama Siska.


Langit senja yang menaungi lapangan tersebut sangat cantik dengan semburat jingga nya, sungguh pemandangan sore yang indah, beberapa orang tampak mengabadikan nya dengan ber foto, ada yang berfoto memakai camera DSLR, juga camera ponsel.


Langit senja menjadi background para model dadakan untuk bergaya.


" Ara, sudah dulu ya main nya, kita pulang yuk sudah sore." Ajak Oma Siska, Ara menggeleng kan kepala nya seolah enggan untuk pulang.


" Dek Ara pulang dulu ya, besok besok kalau ketemu kakak, kita main lagi ok." Ucap Senja yang juga membujuk Ara agar mau pulang.


Ara akhir nya mau ikut pulang bareng Oma nya.


" Senja terima kasih ya sudah mau menemani Ara bermain." Ujar mama Siska.


" Tidak apa apa Bu, saya juga senang, Ara lucu banget bikin saya gemes." Jawab Senja.


" Baik lah ibu duluan pulang ya, hmmm, Senja boleh kah ibu memeluk mu?." Tanya mama Siska dengan ragu.

__ADS_1


" Boleh banget bu." Dan mama Siska pun memeluk Senja dengan erat, seolah olah ingin menyalurkan sesuatu yang menjalar di hati nya, entah lah, rasa apa itu ia pun ia pun bingung dengan suasana hati nya itu.


Mama Siska mengusap usap lembut kepala belakang Senja yang terbalut hijab, cukup lama ia meresapi agedan itu, barulan tersadar saat ia merasakan Senja bergerak gerak seolah olah tidak nyaman.


" Eh maaf kok ibu malah ngelamun ya." Ujar mama Siska, Senja hanya menanggapi dengan tersenyum manis.


" Ya sudah kita duluan ya, Assalamualaikum." Ucap Mama Siska


"Waalaikumsalam." Jawab Serempak Senja dan Cika, mereka juga membalas lambaian tangan ke arah Ara yang melambaikan tangan nya di gendongan mama Siska.


Ting,


Notif pesan terdengar, Langit yang sedang menandatangani berkas berkas sejenak merenggangkan ke dua tangan nya, ia rebahkan punggung nya kesadaran kursi, sambil membuka ponsel memeriksa pesan pesan yang masuk.


Beberapa chat menyangkut pekerjaan, ia balas satu persatu, terakhir ia buka chat dari mama nya, tampak kiriman Vidio, ia melihat Vidio anak nya yang sedang bermain dengan Senja, belum puas ia putar sekali lagi, seulas senyuman tersungging dari bibir nya.


" Eh kenapa bisa mereka bersama ya " batin Langit

__ADS_1


" ah nanti saja lah, tanyakan langsung ke mama." Ucap nya lagi.


Langit membereskan berkas berkas di meja nya, sudah saat ia untuk pulang, dengan langkah lebar ia bergegas keluar menuju lobby di mana mobil nya terparkir di dekat sana.


...🍀🍀🍀 ...


Langit duduk di sofa sambil menyaksikan putri nya berjalan ke sana kemari tanpa bisa diam, anak itu masih saja aktif tidak tampak lelah.


" Ma, bagaimana Ara bisa bermain dengan Senja?." Pertanyaan yang membuat nya penasaran dari tadi, akhir nya terlontar.


" Tadi mama Habis dari pasar, terus mampir ke lapangan ngajak main Ara, di sana kan rame banyak anak anak yang bermain jadi sekali a mengenalkan anak mu untuk bersosialisasi, nah pas mama lagi terima telepon dari papa mu, Ara lari lari menjauh, mama sempat panik kehilangan jejak nya, eh tahu nya ini nih meluk seorang gadis." Cerita mama Siska.


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...

__ADS_1


__ADS_2