
" Semoga kamu cepat hadir ya, biar papa kamu tidak lepas dari genggaman mama, karena mama sudah memegang kartu As papa kamu." ucap Caca sambil membelai perut nya yang masih datar.
Caca tidak tahu kalau semalam bukan lah Daniel tapi 5 laki laki hidung belang yang telah berpesta dengan nya.
Sejak pertemuan di rumah Daniel itu, baik Caca dan Daniel tidak pernah bertemu, Daniel masih merenungi apa yang di ucapkan oleh mami dan papi nya, sedangkan Caca selalu makan dan minum vitamin agar ia bisa mengandung.
Di lain tempat
Mesya yang masih sibuk mengerjakan desain gaun dan jas pesanan Caca tidak membuat hati nya merasa sakit, Mesya sudah iklas dan ini adalah jawaban yang telah ia dapatkan setelah hampir 1 tahun di dalam hati nya bertanya tanya dengan mimpi yang selalu hadir di setiap malam nya.
Tiba tiba ponsel Mesya berdering menandakan ada panggilan masuk di ponsel nya, dengan cepat Mesya menggeser ikon warna hijau di ponsel nya.
" Assalamualaikum." Mesya mengucap salam
" Bunda." ucap anak kecil di balik telp nya
" Waalaikumsalam." jawab laki laki yang ada di sebelah anak kecil tersebut
__ADS_1
" Hai sayang." panggil Mesya
" Kamu panggil abang Sya." ucap Ray. ya laki laki adalah Ray dan anak kecil itu adalah Langit
" Bang.." ucap Mesya dengan wajah bersemu merah
" Kamu demam ya Sya, kok wajah kamu merah, bekerja ya bekerja Sya tapi jangan sampai membuat kamu kelelahan, nanti kalau sakit abang dan Langit pasti akan mengkhawatirkan kamu." ucap Ray
Dan ucapan Ray sukses membuat Mesya wajah nya tambah merah
" Sya maaf ya, abang bercanda kok, ini Langit meminta telp ke kamu, apa kamu ada waktu, Langit ingin bertemu dengan kamu Sya?." Tanya Ray
" Iya Sya, jadi nanti kita bertemu di mall yang ada di dekat butik kamu saja, biar kamu dan teman kamu tidak capek." ucap Ray
" Baik bang, ya sudah kalau begitu Mesya tutup ya bang telp nya, Mesya mau selesaikan desain Mesya dulu agar selesai, Assalamualaikum." ucap Mesya
" Waalaikumsalam." Ray menjawab salam dari Mesya lalu menutup telp nya.
__ADS_1
" Boy ayo siap siap, kita mau bertemu dengan bunda." ajak Ray pada Langit
" Baik ayah." jawab Langit dengan riang, meskilun usia Langit masih belum genap 2 tahun, tapi ia twrgolong anak yang cerdas, sudah berjalan dengan baik, berbicara sudah lancar meskipun belum bisa mengucap kan huruf R dengan sempurna, Langit akan ceria hanya dengan orang orang yang dekat dengan nya, dan akan diam saat bertemu dengan orang baru.
tidak hanya Langit yang senang bahkan Ray juga sangat semangat karena mau bertemu dengan Mesya, tidak bisa di pungkiri sangat sulit untuk melupakan Mesya.
Mesya langsung menghubungi Ovi dan Yeni yang sedang berada di Caffe untuk menemani nya nanti.
Nova tidak ikut karena sedang dinas keluar kota selama 3 bulan.
" Sya kamu yakin kita janjian di sini sama Langit?." tanya Ovi setelah sampai di mall
" Iya tadi abang juga bilang begitu." jawab Mesya
" Ciye dah deket nih sama.....
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...