Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
RAN 208


__ADS_3

Pagi harinya, sesuai rencana El diantar suaminya akan berkunjung di tempatnya mengajar. Mereka menitipkan Aya kepada bunda karena kemarin malam mereka menginap di rumah orang tua zafran.


Besok malam mereka akan berangkat ke Jawa tengah dimana zafran bertugas, sehingga Aya tidak mereka ajak agar tidak kecapekan ketika di perjalanan.


"Dek, udah siapkan untuk perpisahan sama teman-teman guru adek ?" Zafran memastikan istrinya.


"Insya Allah Ifa sudah siap mas, prioritas Ifa saat ini hanya mas dan Aya. Karena mas tidak mengizinkan Ifa mengajar kembali, Iga akan mematuhinya yang terpenting ridho mas buat IFA, percuma Ifa bekerja jika mas tidak meridhoinya." Jawab El.


"Terima kasih dek. Biarkan mas aja yang bekerja, insya Allah gaji mas cukup untuk hidup kita tapi bukan hidup yang mewah ya dek." Ucap zafran dengan memegang tangan kanan El dengan tangan kirinya sedangkan tangan kanannya fokus ke kemudi mobil


"Bukan kemewahan mas yang kita cari di dunia, tapi keberkahan dari Allah, percuma kita hidup mewah jika hasil kerja kita tidak di berkahi Allah. Kesederhanaan itulah yang di sukai Allah." Jelas El dengan memandang suaminya.


"Mas beruntung del dapat adek." Puji zafran dengan mencium tangan El....Karena sudah terbiasa dengan sentuhan dari suaminya, El pun sudah tidak terlalu gugup.


"Nanti mas ikut masuk ke dalam ya?" Pinta El.


"Tentu dek, mas juga ingin ketemu kepala sekolah adek." Jawab Zafran.


"Tapi jangan tebar pesona loh mas." Ucap El sedikit menunjukkan sikap cemburunya.


"Ha ha... adek cemburu ya ?" Ucap Zafran

__ADS_1


"siapa sih istri yang nggak cemburu jika lihat suaminya di pandan perempuan lain. Apalagi mas ini gagah dan tampan pasti banyak perempuan yang melirik mas." Puji El


"Kan memang dari dulu mas ganteng dek, adek baru tahu ya?" Goda zafran yang ingin melihat istrinya cemburu.


"Mas ini sekarang biasaan deh godain Ifa." Jawab El dengan wajah cemberut.


"Mas suka godain adek soalnya wajah adek lucu kalau sedang cemburu seperti kepiting rebus." Ucap zafran dengan terkekeh.


Tidak lupa dia juga mencubit pipi istrinya dengan gemas.


"Sakit mas kok di cubit sih." Protes El dengan manja.


"Ya maaf sayang, he he.." Jawab El dengan mencuri cium pipi istrinya.


"Mas ini loh sempat-sempatnya mencium pipi Ifa fokus menyetirnya dong mas." Ucap El


"Kan mas gemes sama adek, tapi adek suka kan di cium mas." Jawab Irsyad.


El hanya tersenyum malu. Inilah yang dinamakan pacaran setelah menikah. Mau pegangan atau pun berciuman tidak akan ada yang mengganggu.


Karena apapun kemesraan yang dilakukan oleh pasangan halal selalu di ridhoi Allah. El pun bersyukur bisa merasakan kemesraan dengan pacar halalnya, tidak ada rasa was-was mau pun takut ketika bermesraan.

__ADS_1


Sebelumnya dia hanya sebatas berpegangan tangan ketika berpacaran dengan Rahman. Mungkin ini yang membuat Rahman bosan dengannya. Perjalanan menuju ke sekolah El memerlukan waktu 45 menit dari rumah zafran.


Setelah sampai depan gerbang, El meminta izin kepada satpam untuk masuk kedalam sekolah. Karena satpam mengenali El sebagai guru disana, dia pun membukakan gerbang untuk mobil Zhafran.


Setelah memarkirkan mobilnya, mereka turun dan berjalan menuju ruang kepala sekolah beriringan. Tidak lupa El juga membawa dokumen siswa-siswa yang di ampunya.


Karena El dan zafran sampai di sekolah di waktu istirahat, banyak siswa yang menyalami El, Mereka sangat antusias melihat guru kesayangan mereka yang datang ke sekolah apalagi mereka sudah mendengar rencana El akan resign menjadi guru di sana.


Banyak anak yang ingin mengobrol dengan El, tapi karena keterbatasan waktu El pun mohon izin untuk segera ke ruang kepala sekolah.


🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Ruang Kepala Sekolah


Tok..tokk...


"Assalsmualaikum". Ucap El yang di dampingi zafran


"Waalaikum Salam, silahkan masuk." Jawab pak Rasyid dari balik mejanya.


...🌹🌹🌹🌹🌹...

__ADS_1


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....


__ADS_2