Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
RAN 162


__ADS_3

El mulai mengendarai motornya meninggalkan sekolah menuju ke Bandara. Dia sudah tidak sabar untuk bertemu Aya dan zafran.


Jalan pun lumayan lancar, sehingga El dapat sampai ke Bandara tepat waktu. Setelah memarkirkan sepeda motornya, dia bergegas menuju ke tempat menunggu penumpang.


Salma bertengak-tengok mencari keberadaan zafran beserta keluarganya. El melihat Aya yang sedang di gendong oleh zafran. El berlari menghampiri merekan.


"Assalamualaikum, maaf yah bun Ifa terlambat." Ucap el dengan ngos-ngosan.


"Waalaikumsalam, nggak apa apa nak kami juga baru datang." Jawab bunda yang menghampiri El.


El pun mencium tangan bunda dan ayah bergantian.


"Akhilnya mommy datang " Ucap Airya yang meminta Daddy nya untuk menurunkan dia di gendongannya.


"Maafın mommy ya sayang, mommy terlambat." Ucap El dengan mensejajarkan tubuhnya ke Aya. Tidak lupa El juga mencium pipi calon putri nya.


"Nggak apa apa mommy, Daddy mommy ayo duduk disana." Ajak Aya sambil menunjuk tempat duduk yang kosong.


El, zafran dan Aya pun menuju kursi tersebut. Ayah dan bunda membiarkan mereka untuk mengobrol bersama sebelum pemanggilan keberangkatan.


"Sayang, besok nggak boleh nakal ya kalau daddy sedang bertugas. Harus nurut sama oma,opa, nenek, kakek dan mommy." Zafran memberikan nasehat kepada putrinya.

__ADS_1


"Baik daddy, Aya tidak akan nakal. Tapi Aya boleh tidak kalau menginap di lumah mommy jika libul ?" Tanya Aya


"Coba tanya mommy, mommy ngebolehin nggak ?" Ucap Zafran


" Mommy boleh nggak ?" Tanya Aya


"Boleh dong sayang, mommy jadi seneng kalau Aya mau bobok sama mommy." Jawab El dengan memegang kedua pipi Aya yang berada di pangkuan zafran.


"Dek mas titip Aya ya, semoga pengajuan kita bisa segera di ACC. Jadi kita bisa segera menikah. Mas pingin ajak Aya dan kamu tinggal bareng. Mas pasti sangat bersemangat lagi dalam bertugas jika bisa di temani kamu dan Aya." Ucap zafran kepada El.


"Insya Allah El akan menjaga Aya mas. Dan terima kasih mas sudah ngasih izin dan kepercayaan kepada El untuk menjaga Aya. El akan menjaga amanah mas. Dan semoga niat kita di hijabah Allah mas dan di beri kelancaran." Ucap El dan di selilingi dengan doa.


"Amin dek, mas beruntung bisa kenal kamu." Puji zafran kepada El yang membuat pipi El menjadi merona.


Sebelum check in, zafran masih sempat menggendong putri kecilnya dan di ikuti El yang berjalan di sampingnya.


Dari kejauhan mereka tampak seperti sebuah keluarga.


"Coba lihat mereka yah, sudah mirip sebuah keluarga yang bahagia." Ucap bunda yang melihat ke arah Zafran dan El di bangku tunggu.


"Kita do'akan yang terbaik untuk mereka bun, melihat putra kita sudah mau membuka hatinya sudah membuat ayah tenang." Jawab ayah yang menggenggam tangan bunda.

__ADS_1


"Dulu bunda takut kalau RAN nggak mau membangun rumah tangganya kembali yah, ketika di tinggal Aisyah dia sangat terpukul dan hampir mengurung diri berminggu-minggu." Tambah bunda yang menerawang keadaan Putra ke tiga nya di saat di tinggal istrinya.


" dari awal bunda kenal nak El, bunda sudah yakin kalau dia sosok yang pas menggantikan posisi Aisyah." Ucap bunda.


" Kita do'akan yang terbaik untuk mereka bun, masih banyak kerikil-kerikil yang akan menghadang hubungan mereka. Semoga mereka sabar dalam menghadapi nya." Ucap Ayah


"Amin yah." Jawab bunda dengan senyum manis di bibir nya dengan mengeratkan pegangan tangan suaminya.


"Dek mas pamit ya, mas titip Aya sama kamu." Ucap Zafran dengan mencium pipi Aya.


"Ya mas, El akan menjalankan amanah mas. Mas hati-hati disana dan jaga kesehatan." Jawab El.


"Baik dek, Insya Allah jika mas tidak ada latihan akan selalu hubungi adek. Jaga diri ya dek." Ucap Zafran.


"Ifa akan selalu menunggu kabar dari mas." Ucap El , zafran menanggapi El dengan tersenyum.


"Putri daddy juga nggak boleh nakal ya. Nanti secepatnya Aya, Daddy dan mommy akan tinggal bersama." Pesan zafran kepada putrinya.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...

__ADS_1


...Terima kasih....


__ADS_2