Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
RAN 216


__ADS_3

"Dek ayo bangun kita sudah sampai." Panggil zafran dengan menepuk pipi istrinya.


"Sudah sampai ya mas,maaf ya mas dari tadi Ifa tidur." Ucap Ifa setelah bangun dari tidurnya.


"Nggak apa apa sayang, pasti kamu juga capek. Aya tidak usah di bangunin nanti biar mas yang gendong, kamu tunggu disini dulu ya biar mas bawa koper masuk terlebih dahulu." Ucap Zafran.


"Ya mas." El menjawab patuh suaminya


Zafran membawa masuk batang bawaannya setelah membuka pintu masuk rumah dinasnya. Aryo masih tetap setia membantu zafran.


"Yo, ini nanti buat beli rokok." Ucap zafran memberikan uang rokok kepada Aryo sebagai tanda terimakasih.


"Tidak usah Dan." Tolak Aryo.


"Sudah ambil saja,besok-besok saya tidak mau minta tolong lagi loh, kalau nggak kamu terima." Bujuk zafran.


"Baik Dan, terimakasih Dan." Jawab Aryo dengan mengambil uang yang di berikan zafran.


"Saya juga berterima kasih sudah merepotkan kamu malam-malam gini." Ucap Zafran.


"Saya tidak merasa di repot kan Dan." Jawab Aryo.


Zafran dan Aryo berjalan mendekati mobil. Setelah zafran mengangkat tubuh Aya dalam gendongannya, El pun ikut turun dari mobil.


"Terima kasih ya om atas bantuannya." Ucap El.


"Sama-sama ibu, kalau begitu saya permisi dulu Dan ibu." Pamit Aryo.


Aryo pun menjalankan mobil menjauhi rumah dinas zafran.

__ADS_1


Zafran dan El masuk ke dalam rumah.


"Dek, kita tidur jadi satu dulu ya baru besok kita beres-beres untuk kamar Aya di samping. Kemarin mas belum sempat menyiapkan nya." Pinta zafran setelah masuk kesana rumah.


"Nggak apa apa mas, kalau boleh tahu kamar mas sebelah mana ?" Tanya El.


"Kok kamar mas sih dek, kan kamar kita." Rajuk zafran.


"Maaf mas, maksud Ifa kamar kita." Ralat El.


"Sebelah Sana dek."Tunjuk zafran dengan pandangan matanya karena kedua tangannya sedang menggendong Aya.


El dan zafran pun masuk kedalam kamar. Sebelum merebahkan Aya ke kasur, El membersihkan kasur terlebih dahulu karena beberapa hari sudah di tinggalkan penghuninya.


"Mas, spreinya Ifa ganti ya." Ucap El


Setelah melepas sprei beserta sarung bantal, Salma membersihkan kasur yang lumayan lebar cukup untuk tidur mereka bertiga.


Mungkin suaminya sudah menyiapkan ini sebelumnya,pikir El.


Dia pun menggantinya dengan sprei yang baru, setelah selesai El meminta suaminya menaruh putri mereka di atas tempat tidur.


"Mas, ini udah siap sekarang Aya mas taruh di tempat tidur." Pinta El kepada suaminya.


Zafram menaruh putrinya di bagian tengah. Tidak lupa dia melepaskan hijab dan sepatu Aya.


El pun mengambilkan baju tidur untuk Aya. Setelah mendapatkannya, dia mengganti baju Aya dengan telaten agar putrinya bisa tidur nyenyak.


" Sayang, mas ke kamar mandi dulu buat bersih-bersih." Ucap Zafran

__ADS_1


"Ya mas." jawab El, Selagi menunggu suaminya dari kamar mandi.


El mengambil piyama tidurnya beserta menyiapkan baju santai untuk suaminya.


Zafran masuk ke kamar dari kamar mandi hanya membawa handuk yang menutupi bagian bawahnya saja, sehingga tubuh atletisnya terlihat.


El melihat suaminya pipinya berubah bersemu merah. Meskipun dia sudah beberapa kali melihat tubuh atletis suaminya, tetapi El masih canggung juga.


Zafram yang melihat pipi istrinya bersemu merah hanya tersenyum dan mendekatinya.


"Mas, ini baju ganti mas. Ifa juga mo ganti dulu." Pamit El untuk mengurangi rasa canggung nya.


"Terima kasih sayang." Jawab Zafran .


El pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan mengganti bajunya dengan piyama tidurnya.


Di rumah dinas, hanya ada 2 kamar yang tidak terlalu besar dan 1 kamar mandi sederhana di luar kamar.


Tetapi El masih tetap bersyukur masih bisa berteduh dari hujan dan panasnya matahari.


Meskipun tak sebesar rumah orang tua dan mertuanya


Disinilah awal kehidupan baru zafran dan El di mulai. Keuntungan tinggal di asrama adalah setiap prajurit mendapat rumah dinas, dilain itu mereka juga mendapat keringanan gratis listrik maupun air.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....

__ADS_1


__ADS_2