
" dan ini pak saya sebagai satpam di rumah almarhumah Bu Devi mau menyerahkan ini." ucap pak Ahmad memberikan amplop berwarna putih pada Langit
" ini apa, pak?." tanya Langit
" Ini surat kami temukan di kamar almarhumah Nyonya Devi pak." ucap pak Ahmad, Langit mengangguk kan kepala nya.
" pak Apa boleh saya bertanya?." tanya pak Ahmad pada Langit
" silahkan pak, pak Ahmad mau tanya apa?." jawab Langit.
__ADS_1
" nasib kami bagaimana ya pak, karena nyonya Devi sudah meninggal dunia?." tanya pak Ahmad.
" begini pak, para art, tukang kebun, sopir dan security dll tetap bekerja saj, dan mengenai gaji, biar saya yang tanggung, saya mint tolong, tolong jaga rumah itu baik baik pak, bagaimana pun juga itu rumah milik mami nya putri saya, mungkin saat ia rindu mami nya, ia akan datang ke rumah itu." ucap Langit.
" Alhamdulillah, terima kasih pak, kami semua di sana sempat berfikir bagaimana dengan nasib kami pak, karena kalau kita di pecat semua siapa yang akan memperkerjakan kita dengan usia yang sudah mulai tua ini." ucap pak Ahmad.
" mengenai kebersihan dan keamanan bapak tenang saja, kami akan mengerjakan dengan sangat baik." ucap pak Ahmad.
Tempat di malam hari, Langit melihat istri nya yang sedang rebahan sambil membelai perut buncitnya yang sebentar lagi akan lahir malaikat kecil nya, baik Langit dan Senja tidak pernah bertanya tentang jenis kelamin anak yang di dalam kandungan Senja, bagi mereka akan menjadi kejutan setelah anak mereka lahir nanti.
__ADS_1
" sayang, tadi pagi pak Ahmad memberikan ini pada Mas, coba kamu buka, kata nya pak Ahmad, dia menemukan ini di kamar Devi " ucap Langit.
Senja menerima amplop putih itu lalu membuka nya
...**Assalamualaikum, Senja. di sana pasti ada mas Langit juga ya, aku mohon maaf kalau hari ini aku belum mengantarkan Ara pulang, karena entah kenapa, aku ingin Ara di sampingku malam ini, aku ingin tidur dan memeluk Ara Senja, semakin hari aku merasa semakin dekat dengan ajal ku. aku berterima kasih pada muka, karena kamu telah menyayangi Ara seperti putri kandung mu sendiri, awal nya aku tidak yakin kalau kamu bisa menjadi ibu sambung Ara, tapi setelah aku melihat dengan mata ku sendiri dan setiap Ara bercerita, aku sangat yakin dan percaya untuk menitipkan Ara pada mu, mas langit adalah laki laki baik yang bertanggung jawab Senja, selama ini aku sudah menyakiti nya, baik lahir dan batin, aku Sunggul menyesal, karena aku selalu mengikuti ego ku, aku berfikir di saat aku sukses, aku yakin aku bisa bahagia dan pasti nya akan membuat mas Langit menyesal karena telah menceraikan ku, tapi apa yang aku dapat kan, setelah aku berpisah, aku merasakan hampa, hidup ku tidak ada arti nya, tolong sampaikan permohonan maaf ku pada mas Langit, dan semoga mas Langit memaafkan ku, agar aku bisa tenang di sana nanti, tolong jaga, rawat dan didik Ara menjadi anak yang Sholehah Senja, tolong sampaikan pada Ara, kalau mami nya sangat mencintai nya dan akan selalu merindukan nya, terima kasih. ...
...~Devi**~...
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...