
📤 Me
Deg...
"Kenapa mas Irsyad mo datang kerumah ya." Ucap El dalam hati. El pun membalas pesan Zafran karena penasaran dengan keinginan Zafran untuk bersilaturahmi ke rumahnya.
"Kalau boleh tau mas dan keluarga ada apa ya kerumah besok malam minggu ?"
📩 Mas Andra.
"Karena 4 hari lagi saya akan kembali bertugas, maka dari itu sebelum saya berangkat saya ingin melamar kamu terlebih dahulu. Tapi jika kamu memang keberatan saya akan mengundurnya."
📤 Me.
"Apa mas yakin akan melamar saya besok lusa, apa tidak terlalu cepat mas dan bagaimana dengan om dan tente ?"
Hati El yang sebenarnya bahagia ketika mendengar Andra akan melamarnya, tapi dia bertanya untuk memastikannya sekali lagi.
📩 Mas Andra
"Alhamdulillah orang tua saya sudah setuju sama kamu Fa, Aya juga. Tinggal kamu bagaimana saya ikut saja."
Salmapun berfikir sejenak mempertimbangkan pesan yang di tulis Zafran.
Setelah memantapkan dirinya, dan membaca doa El pun membalas pesan dari Zafran.
__ADS_1
📤 Me.
"Bismillah jika ini keinginan mas dan keluarga dan jika ini yang terbaik untuk kita. Ifa menerima lamaran dari mas Andra."
📩 Mas Andra.
"Alhamdulillah terima kasih Fa, sudah menerima saya. Saya akan segera berbicara kepada orang tua saya untuk mempersiapkan lamaran saya ke kamu besok lusa."
📤 Me.
"Ya mas, Ifa juga senang mas mau menerima Ifa."
Setelah membalas pesan dari Zafran, El menghentikan sejenak mengkoreksi tugas dari murid-muridnya. Dia menaruh ponsel nya di meja dan berjalan keluar menuju ke ruang keluarga untuk mencari orang tuanya yang sedang asyik menonton televisi.
"Lo nak, kenapa kamu lari larian ?"Tanya ibu melihat ke arah putrinya.
El duduk di samping ibunya untuk mengatur nafas. Setelah di rasa sedikit tenang, dia mulai berbicara dengan orang tuanya.
"Yah, bu tadi El sudah menghubungi mas Andra untuk memberi tahu restu ayah dan ibu tentang hubungan kami." El berhenti sejenak untuk mengambil nafas.
"Terus ?" Lanjut ibu yang tidak sabar mendengar penjelasan El.
Sedangkan ayah hanya mengamati putrinya dengan wajah vang berbinar.
"Mas Andra ingin melamar El besok lusa yah, bu. Mas Andra dan keluarganya akan kerumah kita besok malam minggu." El melanjutkan ceritanya.
__ADS_1
"Alhamdulillah nak, yang benar itu nak ?" Ucap syukur ibu kepada putrinya.
El pun menganggukkan kepala nya tanda setuju.
"Ayah bahagia nak, akhirnya putri ayah bisa membuka hatinya kembali." Ucap ayah dengan menarik putrinya kepelukannya.
Ibu yang melihat adegan suami dan anaknya juga meneteskan air mata nya karena bahagia mendengar kebahagian putri bungsunya.
"Alhamdulillah ya Allah, hamba bahagia melihat putri hamba bahagia. Biarkanlah senyuman selalu mengembang di wajah putri hamba." Doa ibu di hatinya sambil menghapus air mata bahagianya.
"Sudah-sudah, nanti kamu juga hubungi kakakmu nak untuk memberitahu kabar ini. Biar ayah dan ibu yang menyiapkan semua ini." Ucap ibu
"Ya nak, nanti ayah juga akan menghubungi pakde Jono untuk datang kesini." Tambah ayah setelah melepaskan pelukannya dari putrinya.
Pakde Jono adalah kakak tertua ayah. Rumahnya tidak terlalu jauh dari rumah ayah.
Kurang lebih 45 menit perjalanan menuju ke rumahnya. Ayah selalu melibatkan pakde Jono jika ada acara di keluarganya.
Apalagi ini acara yang sangat di tunggu oleh mereka, lamaran untuk putri bungsu mereka.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
__ADS_1