Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
LS 26


__ADS_3

" Eh silahkan duduk, tapi hanya bisa lesehan tidak ada kursi." Tawar Senja malu.


" Terima kasih, oh iya langsung ke tujuan saya ke sini, saya mau menitipkan putri saya, apa kamu keberatan?." Tanya Langit pada Senja.


" Tidak kok pak, saya malah senang sama anak anak kecil pak Langit tidak usah khawatir." Jawab Senja.


" Tapi nanti gangguin pekerjaan Senja ya?." Langit tampak khawatir.


" Eh tidak kok, kita kerja nya serius tapi santai, cuma mandangi lapot, rekap ordera yang masuk lalu packing gitu doang, jadi bisa kerja sambil main he ye." Jawab Senja dengan tersenyum, sampai sampai pipi lesung nya terlihat.


" Syukur lah kalau begitu, sayang papi mau kerja dulu, Ara main di sini sama kakak Senja ya, tapi jangan nakal ok." Ucap Langit.


" Mo mo itut papi." Rengek Ara, pipi nya kembang kempis siap siap mau nangis.


" Dedek Ara, sini kakak gendong ya, lihat tuh ada apa disana!!." Senja memangku Ara lalu berjalan ke arah manekin yang berjejer.

__ADS_1


" Lihat nih kepala nya lucu gundul ya, tidak ada rambut nya." Ucap Senja mengarah kan tangan Ara untuk mengusap kepala manekin, awal nya seperti takut, setelah di sentuh Ara tertawa senang.


" Ih dundul dundul." Ucap Ara dengan tertawa.


" Dedek Ara main di sini sama kakak ya, papi kerja dulu, biar bisa beli boneka yang banyak buat dedek." Ucap Senja sambil melakukan tos dengan Ara.


" Ote kakak." jawab Ara.


" Pak Langit, silahkan kalau mau berangkat, dedek nya sudah anteng, tenang saja, akan saya jagain dengan baik " ucap Senja.


" Terima kasih ya Senja, oh iya ini bekal nya Ara, nanti kalau mau makan atau susu, Ara akan bilang sendiri, akalu bangun tidur tolong ajak pipis di kamar mandi ya, itu sudah jadi kebiasaan Ara." Ucap Langit


" Oh jantung ku." Ucap Senja


Langit dan yang lain nya keluar dari toko dan meninggalkan Ara yang langsung bisa dekat dengan Senja. Membelah jalan raya yang padat dengan berbagai jenis kendaraan, mobil melaju menuju tujuan pertama nya yaitu pabrik.

__ADS_1


...🥀🥀🥀🥀...


" Dedek Ara, Ayo main boneka nya, ya pinter sekali sih, main boneka nya." Senja mengajak Ara main biar tidak bosan. Tidak terasa 1 jam asyik bermain tiba tiba Ara menguap.


" Ngantuk ya dek, mau bobok hmmm, sini kakak gendong." Senja langsung memangku Ara, mata nya sudah sayu terlihat sangat mengantuk, sambil mengusap usap kepala nya ia Nina bobok kan dengan bersenandung sholawat.


" Sholatulaah salamulloh, Alathoha Rosulillah, Sholatullah salammulloh, Ala Yasin habilillah.


Tanpa Senja sadari, Cika merekam video adegan itu dan mengirimkan ke ayah nya Senja. Dikirim dengan caption,


" Yah, Senja dan cocok nih punya baby." Ucap Cika. Setelah di pastikan tertidur lelap, Senja menggendong Ara ke lantai 2 menuju kamar nya.


" Cik, lanjutin ya, aku mau ke atas dulu sambil jagain nih bocah, takut nya ke bangun entar malah nangis." Ucap Senja sambil melangkah kaki nya ke atas


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...


__ADS_2