
" Mas, mbak Devi." ucap senja.
" Iya sayang, mas juga ikut membaca nya, tanpa Devi meminta maaf, mas sudah memaafkan dari dulu dan mas berharap saat itu Devi bisa merubah pikirannya tapi mah sudah bertahun-tahun menunggu ya sudah biarlah yang lalu biar berlalu yang penting sekarang Devi sudah tenang disana." jawab langit.
" Iya mas." jawab Senja.
" Aduh." senja meringis memegangi perut nya.
" sayang kenapa?." tanya langit yang tadi sedang duduk di sofa mendekat ke sang istri yang sedang rebahan di atas tempat tidur.
" aku kontraksi lagi mas sepertinya dedek mau keluar malam ini mas." senja meringis menahan mules yang terasa lebih kuat dari sebelum nya.
" sejak kapan sayang mengalami kontraksi?." tanya langit sambil mengelus-elus perut senja.
" sudah seharian ini mas tapi tadi hanya sedikit habis itu hilang sedikit habis itu hilang lagi entah kenapa ini kok lebih kencang dari sebelumnya ya." jawab senja dengan nafas yang terengah-engah.
__ADS_1
" benarkah." langit tampak tak percaya kaget campur senang ia menuntut istrinya untuk duduk dan berganti baju.
" sayang mas telepon bunda dulu ya." ucap langit mengambil ponsel yang berada di atas meja nya.
tidak berselang lama bunda ayah sasi dan Ari datang ke rumah langit.
" ayo berangkat sekarang." Ari menghampiri semuanya setelah dirinya menelepon rumah sakit untuk mempersiapkan tempat dan juga dokter yang akan menangani persalinan senja.
" Bun ketubannya sudah pecah." senja yang baru berjalan beberapa langkah di papa langit memandang cairan yang menetes kelantai.
dua mobil beriringan menuju rumah sakit Ari membawa mobil langit dan Tian membawa mobil ayah Ray.
" arti bisa lebih cepat nggak?." langit setengah berteriak meminta Ari untuk ngebut karena melihat senja yang sebentar sebentar mengaduh dan mencengkeram kuat lengan langit.
" tenang bro ini sudah cepat." sebagai seorang dokter Ari lebih bisa menguasai situasi dan kondisi agar tidak ikut terbawa panik.
__ADS_1
sesampai di rumah sakit, David dan Cika sudah menunggu gelisah.
" senja aku sudah di sini aku akan temenin kamu dan di sini juga sudah ada Yasmin." jika memegang tangan senja yang didorong menggunakan lancar senja tersenyum kecil melihat Yasmin dan Cika ada di dekatnya.
" baru pembukaan 4, perkiraan 3 sampai 4 jam lagi proses persalinan melihat kondisi ibu senja sangat stabil tapi nanti 1 jam sekali saya akan cek kembali." dengan ramah dan tenang dokter spesialis kandungan itu memberi arahan kepada senja dan langit untuk membantu mempercepat pembukaan.
" Lang bantu usap-usap punggung senja biar nyaman." langit mengangguk patuh arahan bunda senja jalan-jalan di sekitar ruangan diikuti langit yang mengusap punggung nya kemudian jika dan Yasmin bergantian membantu mengusap senja sambil melafalkan dzikir dalam hati senja berusaha untuk tetap tenang.
waktu nya persalinan telah tiba setelah 3 jam menunggu senja didorong menuju ruangan tindakan tangan nya tak terlepas dari memegang tangan sang suami sebagai tambahan kekuatan nya termasuk waktu yang cepat mengingat ini kelahiran anak pertama bagi senja.
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...
__ADS_1