
" iya kalau pas bisa telp mas, kalau tidak bisa telp mas harus pakai cara adik ya mas, tidak ada penolakan." ucap Aisyah.
" Emmm iya iya, kenapa adik pakai bahasa mas?." tanya Zafran
" he he pinjam mas." jawab Aisyah.
" iya kalau pas bisa telp mas, kalau tidak bisa telp mas harus pakai cara adik ya mas, tidak ada penolakan." ucap Aisyah.
" Emmm iya iya, kenapa adik pakai bahasa mas?." tanya Zafran
" he he pinjam mas." jawab Aisyah.
" Semakin lama kamu buat mas gemes sayang." Ucap Zhafran membelai pipi Aisyah dengan penuh kasih sayang.
Aisyah tersenyum, ia begitu bahagia, sama seperti suami nya, dia begitu kagum dengan sosok laki laki yang usia nya jauh di bawah nya, terpaut 3 tahun lebih, tapi ia bersedia menjadi suami untuk nya, menjaga nya, mengganti tanggung jawab yang awal nya ada di pundak sang papa detik itu dimana laki laki di depan nya mengucapakan akad nikah saat itu pula tanggung jawab beralih di pundak nya, ia berfikir kalau ia tidak akan di terima di keluarga nya dan bahkan akan di kucilkan, seperti cerita teman teman dan seperti cerita cerita di novel he he he he.
__ADS_1
Tapi Alhamdulillah ternyata apa yang ia takut kan salah besar, ke dua orang tua nya serta kakak kakak nya menerima dengan tangan terbuka, bahkan saat masih di Jakarta, keluarga selalu mengajak nya jalan jalan, meskipun istri dari kakak pertama dan kakak ke dua nya masih memiliki putra kecil tapi mereka tidak mau sampai ketinggalan acara sedikit pun.
Sedangkan dengan laki laki di depan nya, ia begitu bahagia karena di mendapat kasih sayang yang melipah ruah dari nya, padahal dulu ia sempat beberapa kali di dekat kan dengan laki laki namun hanya laki laki yang di depan ya ini yang bisa membuat hati nya pas meskipun hanya lewat bayangan dari cerita sang papa hmmmm Luar Biasa.
" Kenapa memandangi mas seperti itu hmmm, kata nya masih sakit, jangan buat mas memakan kamu sekarang sayang." Ucap Zafran.
" Terima kasih." Ucap Aisyah tiba tiba.
Zafran mengernyitkan dahi nya, ia bingung dengan ucapan istri nya.
" Terima kasih untuk semua nya." Jawab Aisyah dengan tersenyum.
" Sayang kamu tuh aneh deh, buat terima kasih segala, itu sudah kewajiban mas untuk membahagiakan kamu, mas kan sudah berjanji sama papa kalau mas akan sekuat tenaga untuk membahagiakan kamu serta anak anak kita nanti nya sayang." Ucap Zafran dengan tersenyum sambil menggelengkan geleng kan kepala nya.
" He he he, pokok nya terima kasih deh mas." Ucap Aisyah dengan senyum manis nya, membuat Zhafran selalu terpana.
__ADS_1
" Adik kenapa?." Tanya Zafran yang melihat istri nya hanya kepala nya saja yang keluar di dalam kamar mandi.
" He he he, mas adik bisa minta tolong tidak?." Ucap Aisyah dengan malu dan wajah merah
" Ada apa sayang?." Tanya Zafran langsung beranjak dari duduk nya yang berada di meja makan.
" Tolong ambilkan pembalut adik di laci bagian bawah ya mas." Ucap Aisyah dengan malu.
" Hah, adik datang bulan?." Tanya Zafran dengan wajah lemas nya.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
__ADS_1