Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ay 84


__ADS_3

" Mas arka ihhh, itu kan kata kata Yasmin." Ucap Yasmin memukul lengan Arka membuat arka Sakin tergelak.


" Woahhh mas tidak menyangka, gadis polos seperti kamu sudah mulai mesuk sekarang " ucap Arka terkekeh.


" Yaaaa." Pekik Yasmin. " Mas arka tuh yang mesum." Ucap Yasmin yang tidak terima.


" Ha ha ha ha." Arka tertawa melihat wajah kesal Yasmin yang menurut nya sangat lucu.


Kini mereka berdua duduk di pinggir pantai dan menikmati sunset dengan beralaskan tikar kecil yang entah punya siapa.


Yasmin bersandar di bahu apa-apa merangkul tubuh istrinya Yasmin terus bercerita tentang keinginan-keinginannya dan cita-citanya tanpa Yasin tahu bahwa suami nya semua itu sudah terwujud dan akan menjadi sebuah kejutan besar untuk nya nanti.


...🍀🍀🍀🍀🍀...


Sejak siang apa sudah menghilang entah kemana hingga sore hari apa masih juga pun kembali membuat Yasmin kebingungan dan merasa sedih karena mengira arka meninggalkan nya di kota Bali itu.


Namun saat sore hari tiba-tiba ada 2 orang wanita datang dengan membawa peralatan make up dan sebuah gaun yang sangat indah membuat Yasmin terpaku dan terpesona saat melihat nya.


" Apa kah ini untuk ku?." Tanya Yasmin.


" Mari silakan kami akan merias Anda sesuai permintaan tuan arka." ucap salah satu dari seorang wanita itu.


" Hmmm di mana mas arka?." tanya Yasmin namun tidak mendapat jawaban dari kedua wanita yang sedang merias nya itu.


Setelah sekitar 30 menit Yasmin selesai dirias dan berganti gaun gaun berwarna merah dengan panjang selutut dan berlengan Sabrina membuat Yasmin terlihat begitu anggun dan elegan ditambah rambutnya yang tergerai panjang ikal.


" anda sangat cantik nona." Puji salah satu dari wanita itu.


" Terima kasih, anda bisa saja." Ucap Yasmin dengan malu.


" Tuhan sedang menunggu Anda." ucap nya lagi lalu mengajak Yasmin untuk mengikuti nya dan membawa Yasmin ke tempat yang di tuju oleh arka.


Yasmin sampai di tempat yang dituju matanya membulat sempurna dan mulutnya seperti kamu melihat pemandangan di depan nya pemandangan yang begitu indah yang tidak menyangka bahwa arka bisa menyiapkan semua ini.


Yasmin melangkahkan kaki nya di sepanjang jalan setapak yang sudah di taburi bunga mawar merah dan dihiasi mawar di sisi kanan kiri nya dan di ujung sana arka sudah berdiri dengan memakai jas hitam dan menggenggam sebucket bunga mawar.

__ADS_1


" For you " ucap Arka memberikan bucket bunga mawar kepada Yasmin.


" Kamu cantik sekali sayang." Ucap Arka saat Yasmin sudah menerima bunga dari Arka.


" terima kasih." ucap Yasmin malu-malu.


" mas arka yang menyiapkan ini semua?." tanya Yasmin dan dibalas anggukan oleh arka.


" Yasmin tidak menyangka mas arka bisa seromantis ini." ucap Yasmin dengan senyum terus mengembang di wajah nya.


" Mas juga tidak menyangka nya." jawab arka, tetapi ia sendiri juga tidak menyangka bagaimana dia bisa memiliki ide untuk mengajak istri nya makan malam romantis seperti ini.


" Apa kamu menyukai nya?." Tanya Arka.


" Sangat, Yasmin Sangat menyukai nya." Ucap Yasmin lalu segera menghambur ke dada bidang Arka dan memberikan sebuah kecupan singkat di bibir Arka.


" I Love You." Bisik yasmin ke telinga Arka, setelah tadi memberikan ciuman di bibir Arka.


" kamu sudah berani nakal ya sekarang." Ucap arka bahagia melihat Yasmin tersenyum seperti ini.


Arka pun langsung mencium bibir Yasmin dengan penuh lembut pun kini sudah bisa membalasnya tidak sekaku dulu mereka saling berpengaruh dan menghisap bibir mereka selalu lidah mereka bergelut dan saling menjelajahi rongga mulut setelah beberapa saat akan melepas ciuman nya itu.


" Ingin sekali rasanya mas mama kamu di sini saat ini juga." ucap arka membuat pipi Yasmin semakin merona.


" Dasar mesum." Jawab Yasmin sambil mengulum senyum nya.


" Tapi kamu suka kan?." tanya apa lagi senyum menggoda nya.


" Apaan sih mas arka ini." Ucap Yasmin dengan malu.


" Jujur saja kamu selalu menikmati nya kan?." Goda Aria lagi semakin membuat yasmin malu.


" Sudah mas arka jangan ngomong mesum terus." Ucap Yasmin cemberut.


" Jangan cemberut begitu bibir kamu semakin membuat mas bertambah nafsu." Ucap arka.

__ADS_1


" Emang dasar mas arka saja yang mesum." Ucap Yasmin.


" Mas laki-laki normal Yasmin, wajar kalau mas nafsu makan mesum sama istri sendiri kan." kata arka membuat Yasmin berdecak.


" Ya sudah kita lanjut nanti sekarang kita makan dulu." ucap arka lembut sambil mengusap bibir Yasmin yang basah karena bekas ciuman panas mereka.


" Mas sudah tidak tahan pengen makan kamu." arka berbisik di telinga Yasmin.


Setelah makan malam, mereka berdua langsung menuju ke kamar mereka. Setelah tiba di dalam kamar Yasmin menatap huruf pada lingerie yang ada di tangan nya, ini adalah ketiga kali nya ia memakai baju yang lebih mirip disebut saringan tahu tersebut.


Tadinya baju itu ia siapkan untuk iya pakai di malam pertama yang menginap di villa ini namun karena kemarin ia mendadak tidak enak badan dan pikiran nya sedang bercabang jadilah ia menunda memakai baju saringan tahu itu.


" Haruskah aku memakai nya lagi." gumam Yasmin menatap lingerie itu lalu menatap dirinya di cermin.


" Kenapa sih ada pabrik yang menjual baju seperti ini mana harga nya mahal banget lagi hanya untuk sekali pakai saja." Ucap Yasmin lagi yang juga mengingat harga yang harus ia bayar untuk membeli baju sekali pakai bagaimana tidak sekali pakai bisa pasti akan robek nya seperti saat pertama kali nya kemarin suka langsung dirobek oleh suami nya padahal ia membeli harga nya yang sangat lumayan.


Yasmin pun akhir nya memakai lingerie itu lalu memoles wajah nya dengan make up tipis menyemprotkan parfum ke seluruh tubuh nya serta melepas ikatan rambut lalu menyisir nya.


Jantung Yasmin berdetak begitu cepat ia memegang handle pintu ia kembali lagu Antara dibuka atau enggak dengan menarik nafas panjang akhirnya Yasmin memberanikan diri untuk membuka nya.


Deg.


Rupa nya Aria sudah berdiri dan bersandar pada dinding depan kamar mandi sambil bersendekap tangan di depan pintu kamar mandi.


Arka menelisik penampilan Yasmin malam ini yang terkesan sangat seksi, tanpa sadar membuat nya menelan Saliva nya dan membuat jakun nya naik turun.


" Pantes lama di dalam." Ucap Arka tersenyum lalu segera merengkuh tubuh Yasmin ke dalam pelukan nya


" ma... mas arka." kata Yasmin terbata bata, meskipun ia sering melakukan itu, namun ia masih takut dan tentu nya malu.


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...

__ADS_1


__ADS_2