
"Nggak apa apa mas, yang terpenting sekarang Ifa dan bayi kita selamat. Dan mas juga bisa menemani Ifa." Jawab El lembut menenangkan sang suami .
Pintu kamar El di buka dan menampilkan sang suster yang membawa putra zafran dan El yang sudah di bersihkan.
"IMD dulu ya bu." Ucap suster dengan menaruh si baby di dada El agar si baby secara alami dapat mencari sendiri Asl dan menyusu.
" Baik Sus." Jawab El dengan membuka bajunya dan menampangkan buah nya.
Untung di dalam hanya ada sang suami dan mbak Rosa juga mbak Nita. Jadi El tidak merasa sungkan.
El merasakan haru ketika sang putra menemukan pabrik makanannya dan mulai menyusu . Meskipun awalnya dia merasa sakit di pucuk nya yang di sedot sang putra, tapi semua terbayarkan ketika melihat wajah sang putra yang begitu tampan seperti Daddy nya.
"Boleh saya menggendongnya sus?" Tanya zafran setelah melihat sang putra berhenti menyusu.
"Silahkan pak." Jawab Sang suster.
Zafram menimang-nimang sang putra. Dia melihat mata, hidung dan seluruh tubuh sang putra dengan ucap syukur tak terhingga.
"Wah ganteng banget om putranya." Puji Rosa ketika melihat si baby dalam gendongan Zhafran.
__ADS_1
"Tentu dong ganteng kan mewarisi kegantengan daddy dan kecantikan mommy nya." Jawab Nita yang juga memuji El dan Zafran.
Zafran dan El hanya tersenyum mendengar pujian dari tetangganya.
"Mau si kasih nama siapa ni om si baby?"Tanya Rosa.
"Isamu Renjiro Makoto" Jawab Zafran dengan lantang.
"Mommy suka kah?" Tanya Zafran kepada sang istri.
"lya dad, mommy suka." Jawab El
"Nama yang indah om. Kalau boleh tahu artinya apa om?" Tanya Nita.
"Alhamdulillah, nama dan arti yang bagus. Semoga jadi anak yang sholeh ya sayang." Ucap Nita dengan menoel pipi Renji.
"Terima kasih tante." Jawab zafran menirukan suara anak kecil.
Semua yang berada di dalam kamar perawatan El pun sangat bahagia dengan kehadiran Renji di tengah-tengah mereka.
__ADS_1
Rasa syukur mereka ucapkan untuk kelahiran Renji.
"Oh ya om tadi aku dah telpon mas Radit, Dia udah jemput Aya dan Rio. Nanti mereka akan kesini." Ucap Rosa.
"lya mbak terima kasih banyak, mbak Rosa dan mbak Nita sudah membantu banyak kelurga kami. Kami tidak bisa membalasnya." Jawab Zafran.
"Sudah seharusnya kita saling tolong menolong om, apalagi kita di sini sama merantau dan jauh dari keluarga. Ya kita-kita ini yang akan menjadi keluarga." Jelas Rosa.
"Benar om, aku juga bersyukur bisa mengenal kalian. Tanpa kalian mungkin saat ini aku masih jadi orang yang angkuh dan tidak berperikemanusiaan." Tambah Nita dengan wajah sendu ketika mengingat sikap buruknya yang dulu.
"Yang penting sekarang mbak sudah menjadi pribadi yang baik." Ucap Rosa menenangkan Nita dengan menepuk lembut pundaknya.
"Benar mbak, yang kemarin buat pelajaran kita dan sekarang kita tatap masa depan dengan sikap yang lebih baik lago dari yang kemarin mbak." Tambah El dengan duduk bersandar di head bed.
Mereka pun saling tersenyum bahagia. Tak ada kata terlambat untuk berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya jika kita mau berusaha.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
__ADS_1
...Terima kasih....