
" Adik tetep adik kakak yang paling cantik dek, tidak ada yang berani mindah posisi adik di hati kakak." jawab Arion sambil mencolek dagu Azell dengan senyum indah nya.
Azelm hanya mendengus kesal dengan sifat kakak nya ini yang selalu bisa saja punya cara untuk membuat diri nya ini kesal dan tertawa.
" Dia hanya pembantu di sini, jangan macam macam." Ucap Arka dingin dan datar.
" Apaan sih kak." Ujar Arion kesal.
" Arka sudah selesai, Arka berangkat dulu, Assalamualaikum." Ucap nya lagi dengan wajah datar lalu pergi meninggalkan meja makan dan berangkat kerja.
" Waalaikumsalam." Jawab mereka semua serempak di sana.
" Dulu bunda ngidam apa sih Bun, saat hamil Kakak." Tanya Arion pada bunda Mesya.
" Kalau bunda ngidam sama dengan ngidam kamu kak." jawab Bunda Mesya.
__ADS_1
Arion berfikir sambil mengerutkan dahi nya.
" Bambang, kalian kan kembar, kenapa bingung jawab nya." ucap Langit dengan melempar buah apel ke arah Arion.
" he he he, aku lupa kak, dari kami bertiga kenapa aku yang paling beda ya, apa gara gara aku yang lahir paling terakhir jadi lebih ramah dari ke dua kakak kembar ku." ucap Arion.
Semua orang yang mendengar jawaban Arion tertawa terbahak bahak, kenapa Arion bisa berbicara seperti itu, tapi setelah di pikir pikir juga, memang dari kecil Arion, Arka dan Ran, hanya Arion saja yang paling jahil dan selalu membuat semua orang kesal pada nya.
" Tapi om Aka yang paling ganteng bila di bandingkan om ion dan papi, setelah om Aka baru om LAN." Jawab Ara dengan nada cadel nya.
" Om ion anak telahil jadi hanya siksaan saja." Ucap Ara membuat semua orang tersedak.
" Papi yang halus nya paling ganteng kalena papi anak peltama jadi bahan bahan nya masih balu semua nya, tapi entah kenapa kok malah om Aka yang paling ganteng, dan buat om Ion, ganteng memang tapi masih kalah pesona sama om Aka." Sambung Ara membuat semua nya melongo tak percaya.
" Astaga." guman Arion sambil geleng geleng kepala,
__ADS_1
" Dulu emak kamu dulu ngidam apa sih Ra, kamu kok bisa saja jawab semua pertanyaan yang terlontar dari semua orang." Arion begitu geram dengan keponakan nya ini, mereka memang dekat, tapi dekat nya sering berantem.
" Nanti kalau Ala nikah, Ala mau Cali suami sepelti om Aka." Ucap Ara.
" Kak, anak lu bener bener ya." Geram Arion yang ingin mencekik Ara.
" Benal benal cantik om." Ucap Ara dengan percaya diri dan membuat semua tertawa kecuali Arion karena dia yang selalu kalah bila berdebat dengan bocah kecil ini.
Arka melangkah kan kaki nya keluar rumah dan hendak masuk ke dalam mobil, namun Saat ia membuka pintu mobil ia melihat ke arah samping rumah nya dan melihat Yasmin yang sedang menyiram bunga sambil bernyanyi, Arka hanya diam lalu segera naik mobil dan pergi ke kantor nya.
" Dor..." Pekik Arion saat melihat Yasmin yang asik bernyanyi sambil menyiram bunga yang ada di taman nya.
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
__ADS_1
...Happy Reading...