
Aya pun mulai memijat kedua kaki mommy nya secara bergantian. Karena tangannya yang mungil, El tidak merasakan pijatan sang putri.
Dia hanya tidak ingin melihat Aya bersedih jika dia menolak keinginan Aya. Setelah selesai, Aya berbaring kembali dengan memeluk El.
El pun mengusap lembut kepala putrinya agar Aya tidur kembali.
Aya pun tertidur setelah merasakan kenyamanan usapan mommy nya. Setelah memastikan sang putri tidur, El juga ikut tidur karena merasakan tubuhnya yang tidak enak.
El terbangun kesiangan setelah kejadian muntah di pagi setelah sholat malam. Dia bangun pukul 5 lebih 15 menit. Untung alarm hpnya berbunyi sehingga dia tidak terlalu kesiangan.
Dia membangunkan ya untuk sholat subuh berjama'ah. Setelah Aya bangun, El mengajak Aya untuk mengambil wudhu dan sholat subuh.
Setelah selesai, Aya pamit untuk menonton kartun sebelum mandi sedangkan El mulai menyiapkan keperluan Aya sekolah dan sarapannya.
"Sayang, mommy ke dapur dulu ya."Pamit El.
"Ya mommy, Aya mo salapan sama loti bakal coklat ya."Request Aya.
"Ok princess mommy, siap laksanakan."Jawab El dengan hormat.
Aya pun hanya ketawa melihat mommy nya. Meskipun badannya masih lemas, El masih membuatkan sarapan untuk Aya.
"Untung Aya hanya ingin sarapan roti jadi tidak terlalu ribet."Ucap El lirih setelah sampai di dapur.
Diapun mulai menyiapkan roti, mentega dan selai coklat untuk membuat roti bakar.
__ADS_1
Dia memakai teflon untuk membuat pesanan Aya. Setelah selesai, dia menaruhnya di meja makan.
Tidak lupa dia juga mengajak Aya untuk bersiap-siap mandi. Aya pun mengikuti sang momm, Dia masih dimandikan El.
Setelah rapi dengan seragam dan tas sekolahnya, Sama menggendong aya menuju meja makan. Disana sudah tersedia makanan pesanan Aya.
"Sayang duduk dulu mommy mau buatin susu. Dan maaf mommy hari ini nggak masak jadi Aya bawa bekal roti saja ya?" Ucap El
"Nggak apa apa mommy, mommy kan lagi sakit." Jawab Aya dengan mulai makan roti di depan nya.
El masuk kembali ke meja makan setelah membuatkan susu kesukaan Aya dan menyiapkan bekal di tempat makan.
Tidak lupa El juga mengambilkan susu kemasan dari kulkas untuk dibawa Aya kesekolah.
"Ini sayang susunya."Ucap El dan menaruh segelas susu di depan Aya.
"Telima kasih mommy."Jawab Aya dengan tersenyum.
Aya pun selesai sarapan. El, meskipun badannya lemah dia akan tetap mengantarkan putrinya ke sekolah.
Mereka keluar bersama menuju depan rumah. Ternyata mbak Rosa dan Rio juga sudah siap menuju ke sekolah.
Rosa pun menghampiri El bersama Rio.
"Lo mbak kok mukanya pucet, mbak Sakit ya ?" Tanya Rosa yang melihat wajah El putih memucat.
__ADS_1
"Sedikit kurang enak badan saja mbak,mungkin kecapean saja mbak "Jawab El dengan tersenyum ramah.
"Ya udah mbak di rumah saja biar aku yang nganterin Aya sekalian." Tawar Rosa yang merasa kasihan dengan El
"Nggak usah mbak, nanti ngrepotin mbak." Tolak El.
"Nggak ngrepotin kok mbak, mbak istirahat saja biar cepat sembuh." Bujuk Rosa.
"Aya sayang bareng tante Rosa sama Rio saja ya ke sekolahnya biar mommy istirahat dulu." Ajak Rosa.
"lya tante, mommy bial Aya baleng tante Losa sama Lio saja. Mommy kan lagi sakit tadi malam saja mommy muntah-muntah." Ucap Aya.
"Ya udah aya bareng Rio dan tante. Maafin mommy ya nak mommy nggak anterin Aya hari ini." Ucap El dengan rasa penyesalan.
"Nggak apa apa mommy, Aya senang bisa baleng Lio ke sekolahnya." Jawab Aya dengan senyum.
"Terima kasih ya nak." Tambah El dengan mencium pipi Aya.
Tak beberapa lama Nita juga keluar dari rumahnya.
Hayo hayo hayo mau ngapain, Stay terus ya kak
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
__ADS_1
...Terima kasih....