Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
LS 92


__ADS_3

Benar apa yang di katakan oleh ibu, pagi ini tubuh Senja merasa bugar setelah sore kemarin meminum ramuan, rasa sakit dan bengkak di bagian intim nya pun memudar, selesai sholat dan mengaji, Senja keluar dari kamar nya menuju dapur.


" Ibu lagi apa?." Senja mendekati ibu nya yang sedang mengolah selai.


" ibu bikin roti bakar suamimu suka selai apa kak." ibu mengoles mentega ke permukaan roti sebelum dimasukkan ke teflon.


" aduh kakak nggak tahu belum sempat tanya tanya apa kesukaannya." ujar senja tertawa kecil


" kakak bikin tiga lagi aja pakai Selai nanas nya ibu sudah buat yang rasa coklat." Ucap ibu dan senja hanya menganggukkan kepalanya saja.


" Eh mas sudah pulang!." Senja terkejut saat membuka pintu, melihat suami nya sudah ada di dalam kamar, tiduran dekat Ara.


" Iya sayang, barusan bareng Adam, ayah masih di masjid ngobrol dulu sama pak RT." Jawab Langit.


" Sayang sini." Langit menepuk sisi kasur nya.


" Ada apa?." Senja mendekati suami nya yang langsung tangan nya di tarik oleh Langit sampai terjatuh menindih tubuh nya.

__ADS_1


" Aku pengen olah raga pagi yank,.... Ara evakuasi kemana dulu ya." Kata Langit berbisik ke telinga Senja sambil mengecupi nya.


Tubuh Senja langsung meremang dan menggeliat geli karena sentuhan Langit di telinga nya.


" Tidak bisa mas, masak harus di titipin ke kamar ibu kan malu." Senja berusaha melepas pelukan Langit karena Senja merasakan tonjolan di bagian bawah tubuh suami nya.


" HM, mas kapan masuk kerja lagi?." Tanya Senja yang mengalihkan pembicaraan.


" Besok kan kita pindah ke rumah baru lu samas mulai masuk kantor lagi saya mau mulai ke toko kapan?." Langit memiringkan tubuhnya menghadap senja yang kini terlentang.


" Aku sih santai mas sementara ini setiap transaksi bisa dipantau dari rumah aku akan beres-beres rumah kita dulu namanya pindahan pasti banyak yang di urus." Jawab Senja.


" Iya mas." Ucap Senja sambil membelai lembut rambut suami nya.


" Mas mau sarapan di meja makan atau di kamar?." Tanya Senja


" Aku sudah buatkan roti bakar tapi belum tahu kesukaan mas Langit rasa apa, itu ada rasa coklat dan nanas." Lanjut Senja.

__ADS_1


" Aku mau sarapan kami saja yank." Langit mendusel disel wajah nya di dada Senja yang empuk dan hangat.


" Ishhh mas Langit mah arggghhh geli mas." Senja memekik pelan takut Ara terbangun, ia tertawa geli dan menggelinjang saat tangan Langit menggelitik pinggang Senja.


" Mas ihhh ampun arghhh aku geli." Kembali Senja berteriak.


" argghhh aku geli." ucap Senja manja dan tertawa tawa, tidak kuat menahan rasa geli.


" Mama..." Ara terbangun, menatap mama dan papi nya dengan kesadaran yang belum penuh.


" Tuh kan mas, Ara jadi bangun deh." Senja beringsut pindah ke samping Ara lalu mengecup kening nya.


" Emang sudah waktu nya bangun kok." Langit membela diri, sambil ikut mencium pipi anak nya itu.


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...

__ADS_1


...Happy Reading...


__ADS_2