Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
LS 62


__ADS_3

Langit terkejut, bagaimana tidak, ia tadi tidak mau ke rumah bunda dan ayah nya, dan memilih lebih memilih ke rumah mama papa nya malah sekarang semua orang sedang berkumpul di rumah ini, tidak hanya mama papa, ayah bunda bahkan adik adik nya juga berkumpul di sini hanya saja tidak ada Ran, karena Ran sedang melaksanakan pendidikan Akademi Militer TNI AD, RAN mengikuti jejak sang opa Bagas.


" Ara." panggil Azell dan Arion


Langit memberikan Ara begitu saja kepada Azell.


Bunda dan Mama yang tahu wajah Langit bergegas memberi kode kepada semua anak anak nya untuk pergi duru dari ruang tamu.


Azell yang masih menggendong Ara tahu atas isyarat bunda langsung pergi ke taman belakang, begitu pun dengan yang lain nya, hanya terisa 4 orang dewasa yang ada di sana, bunda menatap ayah begitu pun mama menatap papa, 2 laki laki itu menghela nafas panjang nya, mau tidak mau mereka harus pergi juga dan menuruti apa yang di minta bidadari hati mereka masing masing.


Langit yang diam melihat semua orang di sana pergi satu demi satu hanya bisa mematung, dia harus siap atas semua pertanyaan yang akan di lontarkan mama dan bunda nya.


" Kamu ngapain berdiri di situ nak?." tanya bunda

__ADS_1


Langit mendekat lalu tanpa mengucapkan kata, Langit langsung bersimpuh di hadapan mama dan bunda nya.


" Maafkan Langit bunda mama." 1 kalimat yang terucap dari bibir Langit.


" Nak, bangun jangan seperti ini, apa ini gara gara kamu begitu rindu sama bunda sampai melakukan ini." ucap bunda dengan tertawa kecil agar hati sang putra bisa ada kelegaan sedikit meskipun hanya candaan yang terlontar dari bibir bunda.


Langit menggeleng kan kepala nya, iya tetap bersimpuh di depan sang mama dan bunda.


Bunda menarik bahu Langit lalu meletakkan kepala nya di pangkuan sang bunda dengan membelai rambut nya, di setiap belaian dari sang bunda seolah olah memberikan kekuatan kepada nya dan itu malah membuat Langit pecah dalam tangisan nya.


Disudut rumah, mereka bertiga tidak tahu kalau 2 orang laki laki dewasa ini bisa melihat apa yang di lakukan oleh putra mereka dan istri mereka masing masing.


" Sudah menangis lah nak, menangis lah sampai hati mu lega, setelah ini kamu berserah lah diri kepada Allah, serahkan semua kepada Allah, bunda yakin Allah akan menuntut kamu untuk melangkah kan kaki mu menuju jalan yang diridhoi oleh Nya." ucap Bunda.

__ADS_1


Sedangkan mama menatap kepada bunda, dari sorot mata nya ingin sekali bertanya pada Langit tapi bunda menggeleng kepala nya mendakan kalau melarang nya untuk sementara ini, biarlah sang putra menghabiskan rasa kesal, kecewa bahkan rasa sakit nya itu terlebih dahulu.


Mama hanya bisa membuang nafas panjang nya.


Langit yang masih dalam tangisan nya ia terus mendapat belaian dari tangan bunda nya yang ada di kepala nya.


Langit merasakan kasih sayang dan kekuatan yang begitu besar, bunda yang selalu tersenyum penuh kelembutan ia merasa menjadi anak yang gagal sudah di pastikan ia telah membuat nya kecewa.


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...

__ADS_1


__ADS_2