
"Sa...kit mas." Rintih El.
"Adek kuat, adik boleh mencakar mas atau menggigit tangan mas untuk ngilangin rasa sakit adik." Ucap Zafran
"Ibu, pembukaan sudah lengkap. Sekarang ibu tarik napas pelan-pelan dan keluarkan." Aba-aba seorang dokter perempuan kepada El.
"Uh..ah . ya Allah." Teriak El sambil mencangkar tangan zafran untuk pelampiasan.
Zafranbpun hanya pasrah ketika tangan dan rambutnya menjadi sasaran sang istri yang sedang merasakan kesakitan.
"Ayo bu, terus ini kepalanya sudah terlihat." Ucap sang dokter memberikan semangat untuk El
"Ah . ." Teriak El di ikuti tangisin seorang bayi yang baru saja dia lahirkan.
"Oek. .oek..... Oek." Bayi laki- laki itu pun menangis setelah melihat dunia.
"Alhamdulillah.. alhamdulillah, terimakasih sayang." Ucap Syukur zafran dengan mencium dahi istrinya.
Tak terasa air mata tanda haru bahagia tertetes di pipinya.
El pun hanya menganggukkan kepalanya tanda bahagia akhirnya putra yang dia dan suaminya tunggu, telah lahir dengan sehat.
__ADS_1
El tak bisa berkata-kata apapun karena dia sudah kehilangan banyak tenaga karena menangis dan berjuang melahirkan sang buah hati.
"Selamat bapak dan ibu anaknya cowok dan alhamdulillah dalam keadaan sehat." Ucapan selamat sang dokter yang membantu persalinan El.
"Terimakasih dokter atas bantuannya."Jawab zafran dengan memeluk sang istri yang baru saja mendapat penanganan setelah melahirkan.
"Silahkan di adzani terlebih dahulu pak." Ucap dokter dengan memberikan si baby kepada zafran
Zafran pun mengumandangkan adzan di telinga sang putra dengan menitikkan air mata bahagia.
Dia bersyukur bisa melihat langsung proses persalinan sang istri serta dapat mengadzani nya.
"Kami bersihan dulu ya bapak dan ibu bayinya." Pamit perawat dengan menggendong putra zafran kembali setelah diadzani dan masih berlumuran darah.
"Silahkan sus." Putra zafran pun di bawa suster untuk dibersihkan dan observasi lainnya .
Setelah bersih,suster akan membawanya kembali untuk dilakukan inisiasi menyusui dini (IMD). Tak berselang lama, mbak Rosa dan mbak Nita masuk ke dalam perawatan El setelah dia di pindahkan pasca melahirkan.
"Ceklek." Pintu terbuka.
"Alhamdulillah, selamat mbak El akhirnya si baby sudah lahir."Ucap Rosa mendekati El yang berbaring di bed rumah sakit.
__ADS_1
"Awalnya tadi kami panik waktu mbak El nangis dan mengalami kontraksi."Tambah Rosa .
"lya mbak alhamdulillah untung ada mbak Rosa dan mbak Nita. Saya tidak tahu apa yang terjadi sama saya jika tidak ada kalian."Jawab El.
"Yang terpenting sekarang mbak dan si baby sehat mbak." Ucap Nita.
"lya mbak, alhamdulillah kami sangat bersyukur dengan kelancaran persalinan saya. Dan saya sangat bahagia bisa di dampingi mas Andra" Tambah El dengan memegang lengan suaminya.
"Kok adik bisa kontraksi dadakan dek?" Tanya zafran yang belum tahu kejadian yang menimpa istrinya.
El pun menceritakan bagaimana dia kaget dan histeris serta berfikir negatif dengan keadaan sang suami sehingga membuat dia mengalami kontraksi.
"Ya Allah dek, maafin mas. Tadi mas panik waktu mau menyebrang buat membeli bakso pesananan adik ada bapak-bapak yang tertabrak jadi mas reflek dan menaruh Hp mas di kantong untuk membantu beliau. Maafin mas ya dek gara-gara mas malah jadi kayak gini." Pinta Zafran dengan raut wajah sedih.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
__ADS_1