Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
RAN 68


__ADS_3

Aya pun turun dari kursi sebelah Oma nya, dia berjalan dengan di gandeng mbak Nisa menuju kamar nya di lantai atas sambil bersenandung sholawat yang telah di ajarkan di sekolah nya.


Rumah Oma dan opa hanya ada 2 lantai, memang dulu Opa membuat kan rumah itu sesuai dengan permintaan sang Oma, kamar atas untuk 8 kamar yang sengaja di buat untuk anak anak serta cucu nya, Oma dan opa mau nya kalau di usia senja nya selalu dekat dengan anak anak serta cucu cucu mereka, meskipun nanti nya tidak tinggal bersama di satu rumah, setidak nya di setiap Sabtu Minggu bisa berkumpul di rumah Oma dan opa.


Sedangkan di lantai bawah ada 8 kamar yang sengaja di desain kalau ada saudara, dan para besan nya apabila sedang ada acara keluarga.


Sedangkan para pelayan di buatkan sendiri paviliun di belakang yang dekat dengan kolam renang, jadi para pelayan yang rumah nya jauh tidak harus pulang pergi, apabila yang sudah berkeluarga bisa menginap atau pulang, hanya saja mbak Nisa saja yang tinggal di rumah Utama karena harus menjaga Aya, meskipun setiap hari nya Aya selalu sama Oma nya. Kalau Daddy nya pulang Aya akan tidur dengan Daddy nya di kamar Daddy nya.

__ADS_1


Di rumah El. Suara adzan subuh membangun kan El dari tidur nyenyak nya, ia bangkit dari tempat tidur nya menuju kamar mandi untuk mandi dan wudhu setelah itu ia menunaikan kewajiban nya menjadi seorang muslimah, pengalaman di masa lalu nya mengajarkan ia untuk lebih mendekatkan diri nya kepada sang Kholik, ia menjadi pribadi yang lebih muslimah, mungkin masalah yang terdahulu adalah teguran dari Allah untuk nya karena masih lalai akan kewajiban nya, ia mencoba untuk memperbaiki diri nya lebih baik lagi dari yang terdahulu.


El adalah anak ke dua dari 2 bersaudara, kakak nya sudah menikah dan tinggal tidak jauh dari rumah orang tua El, kakak nya seorang perempuan dan sudah mempunyai 2 orang anak laki laki dan perempuan, yang laki laki bernama Adam khoirullah dan yang perempuan Aina Khumairah, keponakan El sangat dekat dengan El, terkadang El menghabiskan masa libur nya untuk bermain dengan keponakan nya, Adam kelas 2 SD sedangkan Aina masih Paud.


Kakak perempuan El, Arin adalah kakak yang sangat sayang dengan El, ia tahu keadaan El ketika masa terpuruk nya, Arin juga tahu bagaimana El bertahan dan harus konsultasi ke psikolog karena keterpurukan dan Aina selalu menemani nya dimana tidak hanya hati nya yang patah tetapi malu yang harus El dan keluarga nya hadapi karena ulah dia.


Meskipun dia anak bungsu, dari kecil Bu Sinta selalu mengajarkan ke dua putri nya memasak, sebagaimana eskk putri nya akan menjadi seorang ibu rumah tangga yang mengharuskan mereka untuk berjibaku dengan dapur.

__ADS_1


" Bu, hari ini mau masak apa Bu?." Tanya El kepada ibu nya, setelah ia sampai di dapur.


" Masak tumis buncis saja sama dadar telur." Jawab Bu Sinta.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...

__ADS_1


...Terima kasih....


__ADS_2