
Butik Mesya dan ke 4 teman nya itu sekarang sudah maju dengan pesat, banyak dari klien minta kalau Mesya sendiri yang membuat desain dan Mesya dengan senang hati menerima itu, sedangkan Ovi, Yeni dan Nova mempunyai bagian sendiri.
Mesya di temani Ovi bertemu dengan klien di cafe mereka, sekitar 1 jam ke dua belah pihak menyetujui dengan apa yang mereka bicarakan, mereka segera menandatangai kesepakatan tertulis di sana, dan tidak perlu waktu lama klien berpamitan pada Mesya dan Ovi.
" Sya dari tadi kamu ngelamun aja Sya ada apa?." Ovi melihat Mesya beberapa hari ini dengan wajah yang tidak semangat, tersenyum pun seperti terpaksa.
" Ok kalau kamu masih belum mampu bercerita, aku berdoa semoga hati kamu semakin luas, seluas samudera." ucap Ovi yang mengerti kalau Mesya lagi memikirkan Daniel, tanpa Mesya berbicara.
" Kalau begitu ikut aku yuk." Ajak Ovi tanpa menunggu persetujuan Mesya langsung menarik Mesya keluar dari cafe dan masuk ke dalam mobil.
Sekitar hampir 2 jam Ovi memakirkan mobil nya.
" Vi ngapain kita ke sini?." Tanya Mesya yang bingung, kenapa Ovi mengajak ke sebuah bukiy di daerah Jawab Barat.
__ADS_1
" Kamu ikut aku saja ok, aku yakin kamu pasti senang dan pulang nanti beban kamu berkurang meskipun hanya sedikit." Jawab Ovi
Mereka berdua berjalan menyusuri jalan setapak itu, meskipun jalan setapak tapi jalan nya sudah bagus.
" Masya Allah, bagus banget, Vi ini indah sekali." ucap Mesya
" Benar kan apa yang aku katakan tadi." Ucap Ovi dan Mesya menganggukan kepala nya.
Saat Mesya melangkahkan ke dua kaki nya untuk berbalik arah, tiba tiba Mesya menghentikan langkah nya karena Mesya tidak sengaja mendengar nama nya di sebut oleh dua orang lawan jenis tersebut.
" Yank, kapan kamu putusin Mesya?." Ucap si perempuan
" Sabar, aku masih mencari waktu yang tepat untuk membatalkan pertunangan ku dengannya." Ucap si laki laki
__ADS_1
" Aku sudah lama menunggu kamu, jangan jangan kamu hanya menjadikan aku pelarian saja saat Mesya tidak bisa memberikan kepuasan kamu." Ucap si perempuan
" Bukan sayang, jujur awal memang aku mengagumi nya, tapi setelah aku bertunangan dengan nya kenapa aku merasa hambar, aku juga bingung hubungan apa yang aku jalani sama diri nya, sebenar nya mudah saja aku memutuskan pertunangan ini, tapi aku tidak berani melawan orang tua ku, meskipun bukan orang tua kandung ku tapi mereka telah merawat dan mendidik aku sampai saat ini, bagaimana pun juga keluarga kita itu akrab banget" jawab si laki laki
" Kalau kamu tahu akibat nya seperti itu kenaoa kamu masih melanjutkan hubungan itu, bahkan sampai pertunangan juga." tanya si perempuan
" Kan aku sudah cerita, Mesya itu seperti perempuan sok suci, tidak seperti kamu, selama aku menjalin hubungan dengan nya, tidak pernah sekalipun aku bergandengan tangan dengan nya, apa kamu tahu jawaban nya kalau aku memegang tangan nya, kita bukan muhrim, tidak pantas laki laki dan perempuan yang tidak memiliki hubungan berpegangan tangan, itu jawab nya." ucap si laki laki
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...
__ADS_1