
" sekalang saja Oma telepon Tante cantik nya." ucap Aya masih dengan sesenggukan nya.
" ok kita coba sekali lagi ya sayang, tapi nanti kalau tidak di angkat berarti Tante cantik nya lagi sibuk." Ucap Oma.
" Ok Oma." Jawab aya tersenyum sambil menghapus air mata nya . Oma mengambil ponsel nya lalu mendial no ponsel El.
Tut.... Tut....Tut...
" Assalamualaikum Tante, maaf tadi telepon Tante tidak saya angkat karena tadi ada rapat dewan guru." El mengarahkan wajah nya di layar kamera.
" Waalaikumsalam nak El, tidak apa apa, malah Tante yang tidak enak mengganggu nak El yang sedang sibuk, ini tadi Aya nangis minta telepon nak El terus " Oma mengarahkan kamera nya ke aya.
" Assalamualaikum Tante cantik, Aya KA... Ngen.... Hiks hiks hiks hiks." Aya menjawab telepon dengan suara yang tergagap karena menangis.
" Waalaikumsalam sayang, loh aya cantik kok menangis, nanti wajah nya kelihatan merah dan jadi jelek dong nak." Bujuk El dengan menampilkan senyum indah di bibir tipis nya.
" Aya kangen Tante, Aya mau main lagi sama Tante hiks hiks hiks hiks." Ucap Aya.
__ADS_1
" Ya sudah besok hari Minggu kan Tante sudah tidak sibuk, bagaimana kalau Tante ajak Aya, Aina dan Abang Adam bermain ke taman?." Bujuk El.
" Benelan Tante, kita mau ke taman?." Tanya Aya.
" Beneran dong sayang, tapi ada syarat nya, mau tidak?." Ucap El.
" Syalat nya apa Tante." Aya mengerutkan dahi nya, menunggu syarat yang di ajukan oleh El.
" Aya harus hapus air mata nya dan tidak boleh nangis lagi, bagaimana bisa tidak sayang?." Ucap El
" ok Tante, Aya bakal hapus ail mata Aya dan tidak nangis lagi, tapi janji dulu ya Tante besok mingu aja Aya, Aina dan Abang adam main." Ucap Aya mengangkat jari kelingking nya di depan layar ponsel tanda janji.
" Sekarang aya maem dulu ya, terus tidak boleh rewel sama Oma dan mbak Nisa nak." Bujuk El.
" Iya Tante, Aya janji tidak akan rewel dan nangis lagi." Jawab Aya memamerkan senyum nya dan mulai membersihkan air mata nya.
Semua itu tidak luput dari pandangan seseorang, Oma sangat takjub dengan cara El menenangkan aya, sampai mata nya berkaca-kaca melihat interaksi antara El dan aya.
__ADS_1
Padahal ketika Aya menangis pasti susah untuk menghibur nya tapi ketika dengan El, Aya mudah untuk berhenti dan langsung mendengar perkataan El.
" semoga Ran juga suka dengan El Ya Allah, dia wanita yang baik dan cocok menjadi bunda sambung Aya, Aya tampak menyayangi El dan sebalik nya El juga sangat menyayangi Aya, dapat di lihat pancaran mata nya yang terlihat sangat tulus." Ucap Oma berbicara di dalam hati nya.
" Ya sudah sekarang di matikan dulu ya nak telepon nya kan Tante El sedang sibuk." Bujuk Oma.
" Iy Oma, Tante cantik sudah dulu ya telepon nya, met kelja ya Tante, Aya sayang buanget sama Tante, assalamualaikum Tante, muaaaacccchhhhhh." Sambil mencium layar telepon nya.
" Iya sayang, ingat pesan Tante ya tidak boleh nakal dan harus nurut sama Oma dan mbak Nisa, Tante juga sayang Aya, waalaikumsalam sayang, muach...." Jawab El.
" Tante tutup dulu ya telepon nya." Lanjut El
" iya Tante." Jawab Aya.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
__ADS_1
...Terima kasih....