Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ay 49


__ADS_3

keesokan harinya


adalah operasi bibi Ida, Yasmin sempat terkejut bagaimana tidak padahal baru semalam ia berbicara dengan bunda tapi hari ini di Ida sudah bisa dioperasi.


setelah operasi selesai Yasmin masih menunggu di depan ruangan operasi karena di Ida belum bisa dijenguk setelah pasca operasi.


di kediaman keluarga Alfarizi.


sepulang arka dari kantor arka langsung menuju ke rumah nya entah mengapa hari ini akan kurang bersemangat berlama-lama di kantor dia memutuskan untuk segera pulang setelah selesai rapat dengan klien.


sesampai nya di perkarangan kediaman keluarga Alfarizi, arka menghentikan mobil nya di depan pintu rumahnya, salah satu security yaitu pak Maman segera menghampiri mobil arka mengambil kursi roda nya yang terletak di bagasi mobil lalu membukakan pintu mobil untuk putra majikannya itu semenjak kecelakaan arka selalu memakai jasa supir untuk ke kantor atau ke manapun yang dia ingin kan.


arka keluar dari mobil dibantu oleh pak Maman dan pak Mun lalu duduk di kursi roda nya dengan menggunakan kursi roda arka masuk ke dalam rumah lalu menuju lift khususnya sesampai di lantai 2 arka menjalankan kursi roda nya yang otomatis itu menuju kamar nya.


sesampainya di dalam kamar arka dengan perlahan mengganti semua pakaiannya dengan pakaian santai lalu arka merebahkan tubuh nya yang terasa sangat lelah.

__ADS_1


tok tok tok.


" siapa sih gangguin orang istirahat aja." gerutu arka.


" masuk." ucap arka dari dalam kamar nya.


ceklek


pintu terbuka nampak seorang wanita paruh baya yang tak asing bagi arka.


bunda melangkahkan kakinya menuju tempat tidur arka lalu duduk di dekat anak nya.


" apa kamu lagi sibuk ada yang mau bunda bicarakan sama kamu nak?." ucap bunda dengan tersenyum.


" tidak Bun ini lagi nyantai aja." jawab arka.

__ADS_1


" usia kamu sudah tidak muda lagi sudah sepantasnya kamu menikah bunda dan ayah sudah tua anak siapa yang bakal ngurus dan nemenin kamu kalau nanti bunda meninggal, apa kamu tega lihat bunda yang rentang ini meninggal sebelum melihat anak kesayangan mami menikah mami pengen punya cucu dari kamu sayang." kata bunda sedih merujuk.


" bunda bisa apa sih nggak boleh loh Bun bicara tentang meninggal meninggal di setiap arka Sola arka selalu mendoakan semua keluarga terutama bunda dan ayah selalu sehat selalu selalu diberi keberkahan Rizki selalu diberi umur yang panjang jadi bisa nemenin anak-anaknya sampai tua kelak nanti." ucap arka dengan menggenggam tangan sang bunda.


bunda tersenyum dengan apa yang diucapkan oleh putra nya itu.


" iya Bun arka juga sudah tahu mengenai umur ku, tapi kalau cucu bukan nya bunda sudah punya cucu dari langit arka belum siap Bun untuk menikah lagian siapa yang mau menikah dengan laki-laki cacat seperti ku." kata arka sedih.


" kamu tenang saja bunda sudah menemukan gadis yang cocok buat anak bunda ini gadis itu mau menikah dengan mu apapun kondisi muna bunda harap kamu jangan larut dalam keterpurukan terus-menerus seperti ini belajarlah untuk membuka hatimu buat gadis lain karena tidak semua wanita itu sama anak cobalah membuka lembaran baru dalam kehidupan mu tanpa harus mengingat-ingat masa lalumu nak bunda yakin dia gadis yang baik dan cocok buat kamu kata bunda meyakinkan dengan mengelus-elus tangan arka.


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...

__ADS_1


__ADS_2