Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
RAN 189


__ADS_3

🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Di rumah El.


"Nak, kamu jadinya fitting baju jam berapa ?" Tanya ibu ketika mereka sedang sarapan bersama.


"Nanti jam 10 bu, kemarin tante Ovi sudah menghubungi kami agar datang jam segitu." Jawab El setelah menyelesaikan menelan makanan nya.


"Nak zafran sudah kesini kah ?" Tambah ayah Handoko.


"Tadi bilangnya baru diperjalanan menuju kesini yah." Jawab El


"Ayah dan ibu bahagia nak akhirnya putri kecilnya ayah dan ibu sudah menemukan kebahagiaan nya. Meskipun besok setelah menikah kamu harus jauh dari kami, kami bahagia nak." Ucap ibu dengan mata berkaca-kaca.


"Jangan menangis dong bu, El ikut sedih kalau ibu sedih." Jawab El dengan memeluk ibu setelah menghampirinya di tempat duduknya.


"Ibu nggak sedih kok nak, tapi ibu sangat bahagia melihat putri ibu bahagia. Yang terpenting ketika kamu sudah menjadi seorang istri, jadilah istri yang sholehah dan selalu berbakti kepada suami mu, Apalagi setelah menikah kamu tidak bekerja lagi, jadi seberapa pun nafkah yang suamimu beri kamu harus mensyukuri. Jangan membantah dan selalu dukung suami mu." Nasehat ibu kepada putrinya.


"Insya Allah El akan selalu mengingat pesan ayah dan ibu untuk El. Dan terimakasih yah bu sudah mau merestui mas Andra untuk menikahi El." Ucap El.


"Sudah kewajiban ayah dan ibu nak, apalagi ayah melihat keseriusan dan nak zafran tampak sangat bertanggung jawab, kami jadi merestui kalian." Jelas ayah Handoko.


"El sangat beruntung mempunyai orang tua seperti ayah dan ibu yang selalu mendukung El." Ucap El dengan mata berkaca-kaca dengan memeluk erat tubuh ibunya.


Tok..tok..tok..

__ADS_1


Obrolan merekapun terhenti setelah mendengar suara pintu di ketuk.


"Sudah sana buka pintunya, mungkin nak zafran sudah datang. Jangan lupa hapus dulu air mata kamu nak." Pinta ibu kepada putri bungsu nya.


El menganggukkan kepalanya dan melepas pelukannya terhadap ibu. Tidak lupa dia menghapus air matanya dan bergegas menuju pintu depan.


Ceklek..


Pintu terbuka dan memperlihatkan sosok laki laki dewasa dan anak kecil di gendongan nya.


"Mommy.." Teriak Aya setelah melihat mommy nya yang membuka pintu dengan tersenyum.


"Assalamualaikum dulu dong sayang." Protes El dengan mencubit pipi Aya.


"Waalaikumsalam anak mommy yang cantik." Jawab El.


" Ya udah ayuk mas, Aya sayang kita masuk dulu." Ajak El.


"Ayah dan ibu kemana dek ?' Tanya zafran setelah mereka di persilakan masuk.


"Masih di ruang makan mas, kita kesana dulu ya ?" Ajak El.


Mereka pun berjalan beriringan menuju ruang makan dimana Aya masih di dalam gendongannya zafran.


"Assalamualaikum nenek kakek." Sapa Aya kepada ayah Handoko dan ibu yang sedang melanjutkan sarapannya.

__ADS_1


"Waalaikumsalam." Jawab ibu dan ayah handoko.


"Eh cucu nenek sudah datang?." Tanya ibu setelah tahu aya dan zafran menghampirinya.


"lya bu, maaf jika kami mengganggu waktu sarapan ibu dan ayah." Jawab zafran dengan rasa tidak enak karena sudah mengganggu jam makan pagi


"Eh kamu bilang apa sih nak, kami malah senang kalian datang."Ucap ayahHandoko.


"Ayo sarapan dulu nak." Ajak ibu.


"Kami sudah sarapan kok bu, ini kami mau pamit dulu segera ke butik karena tadi sudah di telpon tante Ovi." Jawab zafran.


"Ya udah kalian segera kesana dan jangan lupa hati-hati di jalan." Nasehat ibu kepada zafran dan El.


El mengambil tasnya sebelum berpamitan. Setelah mereka berpamitan, mereka berjalan keluar rumah menuju mobil zafran yang sudah terparkir di depan rumah El.


Aya duduk di depan dengan di pangku El. Mereka membelah padatnya jalan karena hari libur menuju ke butik tante Ovi, Akhirnya mereka sampai di butik tante Ovu setelah melewati jalan yang macet karena libur tanggal merah.


Setelah memarkirkan mobilnya, zafran dan El beserta Aya turun beriringan. Aya menolak untuk di gendong Daddy nya, dia ingin berjalan sendiri dengan di gandeng daddy dan mommy nya.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....

__ADS_1


__ADS_2