
" Mas, bagaimana kalau ini?." Tanya Yasmin meminta pendapat saat memilih sebuah kasur tidur untuk baby twins J
" jangan warna itu sayang." Kata Arka. " Bagaimana kalau kita pilih warna biru saja?." Kata Arka lagi.
" Tapi kan bagusan merah mas." Kata Yasmin mulai manyun.
" Yas, kamu mau beli kasur warna merah terus nanti anak kita pakai baju warna putih jadi bendera dong." Ucap Cika yang ikut berkomentar sambil terkekeh membuat Yasmi diam dan mencerna ucapan Cika.
" Bener juga ya." Batin Yasmin akhir nya ia setuju dengan pilihan sang suami untuk memilih warna biru.
" sepertinya perlengkapan kamar semuanya sudah oke dan pas kata Yasmin tersenyum puas sambil mengusap perutnya kita cari baju yuk." kata Yasmin lagi.
" Sayang kita makan dulu saja gimana?." tanya arka melihat jam sudah sore dan Yasmin belum makan.
" nanggung mas, bentar lagi ya, Yasmin belum laper." Kata Yasmin.
" Ya sudahlah tapi habis ini kita makan ya kasihan baby twins j kalau kelaparan nanti." kata arka dan dibalas anggukan oleh Yasmin.
Sekitar dua jam lebih mereka sibuk memilih berbagai model dari baju dan kaos kaki, sarung tangan dan semua kebutuhan yang sekira nya akan di perlukan.
__ADS_1
" bagaimana tidak capek kalau kamu berdiri dan berjalan 2 jam lebih di sini belum tadi waktu beli perlengkapan mandi dan lainnya kata arka sedikit kesal." karena Yasmin kecapean.
" Mas arka istrinya kecapean bukannya di sayang malah diomelin." gerutu Yasmin.
" Cika yuk kita makan." kata Yasmin langsung bangun dan menggandeng tangan jika menuju sebuah restoran yang sudah diincar oleh Yasmin sedari tadi.
" Sabar bos." Kata Roni terkekeh.
" Sabar-sabar lihat saja kalau kamu ntar sudah punya istri dan istri kamu sedang ngidam aku doain bakal lebih parah dari Yasmin." ucap arka lalu segera menyusul Yasmin dan Cika.
Sesampai nya di rumah arka langsung mandi, begitu pun dengan Yasmin.
" Ngilang aja terus." gumam Yasmin pada dirinya sendiri lalu ia segera merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.
Ceklek.
Pintu kamar terbuka arka masuk dengan membawa segelas susu dan piring berisi kue untuk Yasmin.
" Sayang kamu sudah selesai?." tanya arka meletakkan nampan nya di atas meja dan menduduk kan dirinya di samping Yasmin.
__ADS_1
" Hey kenapa kok mukanya ditekuk begitu?." tanya arka mengernyitkan keningnya karena melihat yaswin hanya menatap nya dengan cemberut.
" Ngilang saja terus." Kata Yasmin ketus, membuat arka paham kenapa Yasmin begitu dengan diri nya.
" tadi mas buatin susu sama bawain cemilan." kata arka tersenyum.
" kamu kan kalau malam suka bangun dan jalan-jalan ke dapur sendirian." ucap arka lagi.
" Kok mas arka tahu?." tanya Yasmin terkejut lantaran arka mengetahuinya yang suka keluyuran ke dapur setiap malam karena merasa perutnya lapar tanpa Yasmin sadari bahwa setiap Yasmin jalan pelan-pelan ke dapur arka selalu mengikuti nya dan mengawasi Yasmin.
" Ini minum dulu susu nya." kata arka tanpa menjawab pertanyaan Yasmin .
" anak-anak daddy sehat selalu ya sayang." kata arka mengelus perut Yasmin.
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...
__ADS_1