
" Aina , bang Adam." Teriak Aya yang melihat kehadiran Aina dan Adam.
Aina, Aira dan Adam pun menghabiskan waktunya bersama-sama.
Mereka juga menikmati pudding yang di buat oleh Salma.
Aina dan Adam akan menginap juga di rumah El.
Arin dan suaminya akan ke luar kota karena ada undangan dari klien nya.
Karena tempatnya sangat jauh. dia menitipkan putra dan putrinya ke rumah orang tuanya.
Malam pun tiba, keluarga ayah Handoko beserta cucu-cucunya di tambah kehadiran Aya menikmati makan malam bersama.
Dengan kehadiran 3 cucu nya menambah keramaian di rumah ayah Handoko.
Zafran juga menempati janjinya, setelah makan malam dia menghubungi El lewat video call. Dia melihat keadaan Aya dan juga melihat El yang sudah 1 minggu tidak bertemu.
Kemarin hanya bisa bertukar pesan di karenakan kesibukan zafran setelah kembali bertugas. Hanya 15 menit zafran menelpon Aya dan El. Di karenakan ada panggilan mendadak dari Komandan Batalyon (Danyon).
Sehingga dia segera mengakhiri panggilan.
Aya, Aina dan adam bermain bersama di ruang keluarga. Mereka berceloteh bersama menambah keramaian di rumah ayah Handoko. Adam yang laki-laki sendiri tidak sungkan untuk bergabung bermain dengan Aira dan Aina.
Setelah bermain, mereka mengganti baju santai mereka dengan piyama. Mereka menuju ke atas tempat.
__ADS_1
Sebelum tidur, El membimbing Aina dan Aya untuk berdoa sebelum tidur.
Setelah memastikan kedua bocah tersebut tidur, El mencium bergantian dahi Aya dan Aina. Dia mematikan lampu utama untuk digantikan lampu tidur sebelum menyusul Aya dan Aina ke alam mimpi.
Pagi ini, Setelah El bangun untuk sholat subuh dia bergegas menuju dapur untuk membantu ibunya menyiapkan sarapan untuk ketiga bocah kecil yang berada di rumah nya.
"Pagi bu." ucap El menyapa ibunya.
"Kamu ngagetin saja nduk." Jawab ibu yang kaget dengan kehadiran El.
"He...he..He maaf bu, hari ini mau masak apa bu ?" Tanya El
"Kita bikin bubur ayam saja buat sarapan pasti anak-anak suka." Ucap ibu sambil mengaduk bahan bubur yang sedang di masak dalam panci.
"Kamu bikin kuahnya saja. Itu ayam nya juga sudah ibu goreng tinggal di suwir tipis-tipis." Jawab ibu.
El mulai menyiapkan bahan untuk membuat kuah bubur, Dia mengambil bawang putih, bawang merah,merica ketumbar, kemiri dan kunyit. Setelah bumbu halus, Sama memasukan bumbu ke wajan yang sudah ada minyak panasnya. Tidak ketinggalan dia memasukkan daun salam, daun jeruk, lengkuas dan serai untuk menambah aroma kuah.
Setelah wangi El memasukkan air kaldu ayam dan di tambah gula dan garam secukupnya. Setelah selesai semua, El menata bubur di mangkok dengan di beri suwiran ayam, daun bawang dan bawang goreng di atas nya.
Dia meletakkannya di atas meja makan.
"Bu, El bangunin Aina dan Aya dulu ya.." Pamit El.
"Ya sana, ibu juga mau ke kamar dulu lihat Adam udah bangun apa belum." Jawab ibu.
__ADS_1
El berjalan keatas menuju kamarnya untuk melihat kedua bocah cantik yang tidur bersamanya.
"Selamat pagi tuan putri- putri yang cantik." Sapa El dengan menggerakkan tubuh Aina dan Aya bergantian. Dia juga membuka gorden kamarnya agar matahari pagi masuk.
Karena dirasa tidurnya terganggu dan tampak terganggu karena matahari, Aina dan Aya mulai sedikit-sedikit membuka matanya. Mereka mengucek-ngucek matanya.
"Selamat pagi onty." Ucap Aina
" Selamat pagi mommy" Sapa Aya
"Selamat pagi juga sayang, sekarang ayo kita mandi dulu baru sarapan. Onty, mommy sudah masak bubur ayam lo buat kalian." Ajak setelah membereskan kasur yang mereka tiduri tadi malam.
"Hole Aina suka bubul ayam." Teriak Aina.
"Aya juga suka." Tambah Aya yang tidak mau ketinggalan.
"Ya udah sekarang kita ke kamar mandi dulu yu sebelum sarapan." Ucap El, Aya dan Aina mulai beranjak dari tempat tidur yang di ikuti El dengan menenteng dua handuk.
El memandikan mereka ber dua bergantian. Aya dan Aina mandi di selingi bercanda. Mereka bermain ciprat air yang membuat baju El ikut basah.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
__ADS_1