
" Betul kamu tidak apa apa Sya?." Iya ayo kita pulang,
" let's go." Jawab Mesya
" Betul, kamu tidak apa apa Sya?." Tanya Nova lagi. Iya, ayo kita pulang, Abang marah nanti jika aku kecapekan. Jawab Mesya. Akhir nya ke dua nya pulang sebelum masuk ke dalam rumah.
Akhir nya ke dua nya pulang, sebelum masuk ke rumah masing masing. Mesya dan Nova ke rumah Yeni, ternyata di sana juga ada Ovi.
...🥀🥀🥀...
Usia kehamilan Mesya sudah memasuki empat bulan, kehamilan nya saat ini, Mesya sangat suka ber- dandan, dan suka mandi bahkan berendam dengan wewangian. Bisa satu hari Mesya mandi empat sampai lima kali, membuat Ray pusing karena takut Mesya nanti masuk angin. Perkembangan si kembar juga sangat memuaskan, di sekolah mereka juga sangat mudah untuk berbaur dengan teman se usia nya.
" Bang." Mesya memanggil manggil Ray tapi Ray tidak menyahuti.
Mesya turun ke bawah dengan menggunakan tangga, di pertengahan tangga hampir saja Mesya jatuh jika tidak di pegangi oleh Ray, Mesya sudah di pastikan akan menggelinding ke bawah.
" Syasya." Ray loncat dan memegang tangan lalu memeluk dan menggendong menuju kamar mereka, Ray mendudukkan Mesya di atas sofa yang berada di kamar nya.
" Hampir bang." Mesya memegang dada nya yang masih terkejut dengan kejadian di tangga tadi.
__ADS_1
" Kenapa turun ke bawah menggunakan tangga." Tanya Ray dengan nada dingin.
Karena diri nya juga terkejut tadi, untung saja Ray sigap dan menyelamatkan Mesya dan bayi nya. .
" Maaf bang." Mesya merasa bersalah karena tidak menuruti perintah Ray, agar saat turun Mesya menggunakan lift saja.
" Ingat Sya, Abang tidak ingin terjadi apa apa kepada kalian berdua." Kata Ray dengan menangkup wajah Mesya agar menghadap ke arah nya.
"Mau apa turun ke bawah, kalau mau makan, hubungin Saja bik Ida, biar mereka yang antar kan makan nan nya ke atas." Lanjut Ray.
" Kapan kita pulang ke Surabaya bang?." Tanya Mesya yang sangat ingin pulang, karena kangen sama mommy dan Daddy nya.
" Bunda... Bunda...." Teriak Arion dan di susul dengan Ran dan Arka.
" Ada apa sayang?." Tanya Mesya .
" Tadi kakak berantem." Lapor Arion. Kakak kenapa berantem. Tanya Ray yang heran dengan anak nya
" Kak Arka berantem." Arion menyebutkan kalimat berantem dengan pelan dan hati hati, takut di koreksi oleh ayah nya.
__ADS_1
" Kakak." Mesya dan Ray kaget.
Karena Arka termaksud anak yang sabar dan pendiam berbeda dengan Ran dan Arion. Arka lebih cenderung ke Langit.
" Kenapa marah sama teman?." Tanya Ray lembut sambil mengelus rambut nya.
" Mereka mengngejek Arion, karena Arion membawa binatang nya ke sekolah, teman temang mengatakan Arion anak yang aneh." Cerita Arka. Ray dan Mesya menatap tersangkan utama yang membuat Arka berkelahi.
" Apa yang di bawa Arion ke sekolah? Bukan ular kan?.' tanya Meysa.
" Bukan, besok rencana nya mau bawa ular."Jawab Arion
Ayo tebak kelanjutan nya gimana????
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...
__ADS_1