
mbok ni hanya tersenyum, ia senang karena yasmin tidak berubah sedikit pun, yang ada di depan nya ini tetap lah dengan Yasmin yang ia kenal, seorang gadis yang sangat baik dan mau bekerja keras saat usia nya yang masih terbilang sangat muda.
Pagi hari nya Yasmin saat terbangun, iya sudah tidak menemukan suami nya yang ada di samping nya. Yasmin pun mengedarkan pandangan nya untuk menyapu kamar namun ia tidak juga menemukan arka membuat Yasmin tiba-tiba merasa sesak dan air mata nya memaksa untuk keluar.
Saat Yasmin terisak karena merasa ditinggal oleh arka tiba-tiba arka keluar dari walk in closet nya yang sudah berpakaian rapi lengkap dengan jas dan dasi nya tentu saja arka sangat terkejut melihat Yasmin yang terisak.
" Sayang, hey ad apa?." Hanya arka lembut sambil menghapus air mata diwajah Yasmin. Yasmin menatap lekat wajah arka lalu ia menghambur ke pelukan arka.
" Yasmin kira mas arka pergi." ucap Yasmin masih dengan Isak tangis nya.
" mas akan ada meeting pagi ini sayang jadi mas bangun duluan." ucap arka, pelan sejak Yasmin hamil, arka merasa kini istri nya berkali lipat lebih cengeng bahkan hanya masalah sepele bisa langsung membuat gadis kecilnya itu menangis tersedu-sedu.
" Ikut" kata Yasmin manja sambil menghapus air mata nya.
__ADS_1
" Mandi dulu gih mas siapin baju kamu." kata arka tanpa berucap lagi Yasmin segera beranjak dari tempat tidurnya dan segera menuju ke kamar mandi.
Arka pun langsung menyiapkan pakaian yang akan dipakai oleh Yasmin arka memilihkan sebuah dress berwarna pink selutut dengan lengan panjang nya.
Kini semuanya sudah berkumpul di meja makan untuk sarapan bersama sudah beberapa hari ini meja makan terasa sepi karena arka dan Yasmin pergi serta kadal ayah dan bunda yang pergi, tapi pagi ini semuanya sudah berkumpul di meja makan itu tanpa ada terkecuali.
" Yasmin, kamu mau ikut arka lagi tanya bunda lembut bunda pun harus lebih lembut lagi saat berbicara dengan Yasmin ia takut bila ada salah sedikit akan membuat Yasmin menangis tiba-tiba tidak hanya bunda semuanya pun juga sudah diperingatkan oleh arka bahwa Yasmin sekarang menjadi sangat sensitif.
" Iya Bun, boleh kan?." Tanya Yasmin lirik dan menunduk nah kalau seperti ini bunda merasa bingung harus menjawab apa sebenarnya bunda ingin melarang Yasmin untuk ikut lantaran ia habis melakukan perjalanan jauh kemarin namun bila ia melarang nya sudah dipastikan Yasmin akan langsung menangis.
" Onty nggak mau di rumah aja apa temenin Ara kata arah lirih ia.,x seolah tahu maksud ekspresi wajah Omanya yang ingin melarang Yasmin pergi karena khawatir dengan kandungan Yasmin.
" onty kan kemarin habis pergi arah kesepian tidak ada onti arah kangen sama twins J." juga liriknya lagi.
__ADS_1
" Ehh emang Ara tidak sekolah,m." tanya Yasmin memicingka mata nya.
" hiuufffft Ada libur onty, kan kelas 6 ujian." Kata Ara cemberut.
" Tante jangan pergi yah, temenin Ara saja " kita Arka lagi.
" terserah, kamu mau ikut atau di rumah saja " kata Arka lembut .
" Kalau Yasmin di rumah emang nggak apa-apa?." tanya Yasmin mengedip- ngedipkan mata nya
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
__ADS_1
...Happy Reading...