
Setelah melaksanakan sholat, mereka melanjutkan untuk makan malam bersama.
El dan ibu melepas dan melipat mukenanya.
Mereka bergegas pergi ke dapur untuk menyiapkan makanan untuk di santap bersama.
Tadi ibu sudah memasak, beliau memasak ayam goreng bumbu kuning dan cap cay. Tidak lupa sambel tomat yang menambah nafsu makan mereka.
El memindahkan Cap cay dan ayam goreng ke piring saji. Kemudian menaruhnya di meja makan.
Ayah pun datang dan duduk di kursi depan, sedangkan ibu di sebelah kiri ayah.
Ibu mengisi piring dengan nasi, sayur,lauk dan sambel untuk ayah.
Sedangkan El menuangkan air putih untuk mereka semua.
"Ayah, nanti setelah selesai makan El ingin bicara dengan ayah dan ibu."Pinta El setelah menaruh kembali teko air putih di atas meja.
"Sekarang kita makan dulu, nanti setelah makan kita ngobrol di ruang keluarga." Jawab Ayah.
"Baik yah." Jawab El, ayah dan ibu saling berpandangan.
Mereka merasa heran kepada putri bungsunya. Tidak biasanya El mengajak bicara ayah dan ibunya.
Merasa suaminya meminta penjelasan melalui gerak matanya, ibu hanya mengedipkan bahunya tanda tidak tahu.
__ADS_1
Mereka makan dengan tenang. Hanya terdengan suara adu piring dan sendok saja. Beberapa menit kemudian makanannya pun telah habis di santap mereka.
"Ayah ke ruang keluarga dulu, ibu dan kamu bereskan meja makan dahulu. Setelah selesai susul ayah dan kita bicara di sana." Ucap ayah.
Ibu dan El menganggukkan kepalanya. El membereskan sisa makan dan piring kotor di dapur.
"Bu biar El saja yang membereskan, ibu istirahat saja bersama ayah di ruang keluarga." Pinta El kepada ibunya.
"Ya udah ibu kesana dulu." Ibu berjalan ke ruang keluarga dengan membawa secangkir teh dan snack untuk suaminya.
Setelah selesai membereskan piring yang kotor, El juga menyusul kedua orang tuanya.
"Sini nak duduk disini." Ibu melambaikan tangannya untuk meminta El duduk di kursi sebelahnya.
"Tadi kamu mo bicara apa nak ?" Tanya Ayah membuka pembicaraan.
"Emmmm .. gini yah bu, El ingin minta pendapat dari ayah dan ibu..." ucap El.
"Pendapat apa nak?" Sela ibu yang penasaran dengan putrinya.
"Tadi siang setelah pulang dari sekolah, mas Andra mengajak El bertemu yah bu." Ucap El
"Terus?" Tanya ibu yang menyela ucapan putri nya.
"Bu jangan di sela El dulu, biar selesai menjelaskan." Pinta ayah kepada istrinya.
__ADS_1
"He he.. He he maaf yah kan ibu penasaran." Jawab ibu dengan tersenyum.
"Ayo lanjut nak ceritanya." Pinta ayah
Huh...Salma menarik napas dalam-dalam untuk mengurangi geroginya.
"Tadi mas Andra meminta El untuk menjadi bunda untuk putrinya. Dia bilang ingin dekat dengan El, menurut ayah dan ibu gimana ?" El menghembuskan nafasnya setelah menyelesaikan penjelasannya.
"Ayah mau tanya dulu sama kamu nak, apa kamu suka sama nak Zafran ?" Tanya Ayah, El terdiam beberapa detik.
"Ya yah,bu El suka sama mas Andra." Jawab El.
"Benar kamu suka sama nak Zafran ?" Tambah ibu
El pun menganggukkan kepalanya.
"Sejak kapan nak kamu suka sama dia ?" Tanya ibu.
"Sebenarnya yah, bu El sebelumnya pernah bertemu dengan mas Andra ketika El kuliah." El berbicara jujur kepada orang tuanya.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
__ADS_1