
.....Arka benar benar putus asa yah, bunda dan anak anak sudah berusaha membujuk nya tapi hasil nya sama saja, bagi Arka diri nya hanya orang cacat yang bagai benalu dalam kehidupan orang lain, perih rasa nya hati bunda yah, hiks hiks hiks hiks." Kata bunda dengan tangisan yang tidak bisa di bendung lagi, melihat itu ayah perlahan mendekati bunda lalu memeluk nya untuk menenangkan istri hati nya itu.
" Sabar sayang, apa yang di alami Arka tidak lah mudah, kita sebagai orang tua hanya bisa memberikan semangat secara terus menerus agar keinginan nya menjalankan hidup bisa bangkit lagi, tapi ayah juga bingung Bun, harus bagaimana?." Ucap Ayah sedih.
" Tapi yah, ayah sudah pernah mencoba menghubungi keluarga Wijaya namun ya gitu, secara tidak langsung ayah rasa, mereka tidak akan mau lagi melanjutkan pertunangan ini, apa lagi dengan kondisi Arka seperti ini, bukti nya saja selama ini setelah Arka sadar dan Elsa mengetahui keadaan Arka bahwa dia mengalami lumpuh yang kemungkinan besar nya untuk sembuh sangat tipis, kalau boleh di kata Arka akan mengalami cacat seumur hidup nya sudah tidak pernah menemui Arka lagi kan bun, lihat lah sekarang ke adaan nya semakin terpuruk apa lagi yang bisa kita lakukan Bun, tidak mungkin kita memaksakan kehendak kita pada mereka, mereka juga pasti nya berfikir seribu kali untuk menikah kan putri mereka yang cantik dan super model terkenal dengan putra kita yang cacat, meski kita punya harta dan tahta tidak akan ada pengaruh nya Bun, mereka juga punya image yang mesti mereka jaga." Jelas ayah panjang lebar.
" Iya yah, bunda tahu, tapi bunda tidak tega lihat keadaan Arka seperti itu, kita kan belum mencoba nya yah, bunda mohon sama ayah sekali ini saja kita ke rumah keluarga Wijaya, siapa tahu mereka berbesar hati untuk membantu kita." Ucap bunda dengan memohon.
__ADS_1
Dengan berat hati ayah mengiyakan keinginan istri itu, karena tidak ingin istri nya larut dalam kesedihan demi anak dan istri nya, ayah rela menurunkan sedikit Ego nya untuk orang orang yang dia sayang, tanpa mereka sadari Arka mendengar semua percakapan ke dua orang tua nya itu, dengan segera Arka menghubungi Alvin.
Setelah bersiap siap ayah dan bunda bergegas ke rumah Wijaya, tanpa mereka sadari Arka meminta bantuan Alvin untuk mengikuti ke dua orang tuan nya yang ingin ke rumah Wijaya, sebenarnya Arka punya pemikiran yang sama dengan ayah nya tapi Ia ingin memastikan semua dugaaan nya itu salah apa benar. Di rumah keluarga Wijaya.
Ting tong.
Seorang pelayan membukakan pintu, nampak seoranga laki laki dan perempuan dengan penampilan laki laki nya yang gagah dan sang wanita nampak begitu elegan dan cantik.
__ADS_1
" Selamat malam bik, apa pak Wijaya dan ibu Wijaya ada di rumah?." Tanya ayah pada pelayan itu.
" Tuan dan nyonya ada, silahkan masuk tuan nyonya." Kata pelayan mempersilahkan ayah Ray dan bunda Mesya masuk, mereka pun mengikuti bibik dari dari belakang.
" Silahkan duduk tuan nyonya, harap tunggu sebentar biar saya panggil tuan dan nyonya Wijaya." Kata bibik
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...