Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ran 292


__ADS_3

"Wah ganteng juga anakmu Suh." Puji Radit setelah melihat wajah Renji yang putih seperti El dan hidung mancung seperti Daddy nya.


"Ya jelas dong. Bibit unggul."Jawab zafran dengan bangga memamerkan karya benihnya.


"Kok dedek nya kecil om. Terus itu tangannya juga kecil-kecil." Ucap Rio.


"lya daddy, itu kok tangan adik kecil."Tambah Aya yang penasaran.


"Kan pertumbuhan adik bertahap kakak. Coba kakak lihat pohon mangga yang kakak tanam di depan rumah. Apa waktu kakak menanamnya pohonnya sudah besar seperti sekarang?" El pun menjelaskan kepada putrinya tentang tahap tumbuh kembang sang adik.


"Enggak mommy."Jawab Aya menggelengkan kepalanya.


"Itu juga sama kayak adik, nanti perlahan-lahan adik akan tumbuh besar seperti pohon mangga yang di tanam kakak. Jadi adik harus minum susu. Seperti pohon mangga kakak yang tumbuh besar karena kakak sering menyiraminya dengan air, kalau adik tumbuh besar kalau di beri susu."Tambah El.


"Gitu ya mommy, ya udah nanti adik di beli susu ya mommy bial cepat besal dan bisa maen sama kakak." Ucap Aya


"Dan juga bisa maen bola sama Rio tante."Tambah Rio.


"Pah, Rio juga pingin punya adik." Ucap Rio tiba-tiba setelah melihat kelucuan baby Renji.


El dan zafran pun saling pandang dengan tersenyum melihat rengekan Rio kepada papa nya.


Sedangkan Radit hanya garuk-garuk kepalanya yang tidak gatal karena bingung mo jawab apa.

__ADS_1


"Nanti kalau mama datang tanya sama mama saja, mau nggak mama buatin adik Rio."Jawab Radit


"Ok, nanti Rio mau minta sama mama."Ucap Rio dengan menekuk kedua tangannya di depan dadanya.


"Waduh ****** ni, bisa di gorok ibunda ratu ni." Batin Radit yang takut dengan sang istri.


Dulu waktu melahirkan Rio, Rosa merasakan sakit yang luar biasa hingga Radit jadi bahan pelampiasannya agar Radit juga merasakan apa yang dia rasakan.


Hingga Rosa belum memikirkan mempunyai anak lagi karena masih trauma dengan persalinan pertama.


"Awas saja suh, bentar lagi ada macan betina ngamuk." Ledek zafran yang tahu permasalahan Zafran.


Zafra pun tertawa hingga Renji pun terbangun karena kaget.


"He he he, ampun dek."Jawab zafran.


Dia pun memberikan Renji kepada El untuk di tidur kan El.


Karena Renji sudah kenyang, sehingga El hanya memidurkannya di atas bed. Apalagi masih ada Radit disana jadi ia merasa tidak nyaman untuk menyusui.


"Daddy, nama dedek siapa?" Tanya Aya yang bingung mau manggil siapa kepada adik bayinya.


"Nama dedek Isamu Renjiro Makoto kak."Jawab zafran dengan mencubit pipi Aya.

__ADS_1


"Wah nama yang bagus Suh." Ucap Radit


" Terus manggilnya siapa om?" Tanya Rio.


" Aya boleh manggil dedek dengan nama Len Dad?" Usul Aya.


"Boleh sayang, kakak boleh panggil dedek Ren."Jawab zafran


"Halo dedek Ren, ini ada abang Rio. Cepat besar ya biar bisa maen sama abang."Ucap Rio dengan mengelus tangan Renjiro.


"Lio kan dedek Len adik Aya jadi ya maennya sama Aya."Tolak Aya.


"Kan ded lan cowok, ya maennya sama cowok juga dong." Jawab Rio.


"Telus kenapa Lio maennya sama Aya. Kan Aya cewek." Sanggah Aya yang tidak terima.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....


__ADS_1


__ADS_2