
Dia mengucek-ucek mata nya untuk melihat siapa yang ada di dalam kamar.
Setelah terkumpul semua nyawa nya, Aya bangun dan tersenyum bahagia melihat siapa yang datang.
"Oma, nenek." Ucap Aya dengan gembira dan langsung duduk di atas tempat tidur.
"İya sayang, Aya kebangun ya karena suara kami."Jawab bunda yang menghampiri cucunya.
Bunda mencium pipi Aya karena kangen dengan cucunya, bunda merasa bersyukur setelah melihat kalau Aya saat ini bertambahnya gendut dan wajah nya penuh keceriaan, sudah di pastikan kalau tinggal bersama Daddy dan mommy sambung nya baik baik saja, anak kecil tidak akan berbohong bahkan menutupi apa pun kalau bahagia pasti bahagia kalau sedih pasti terlihat kesedihan nya.
"Aya kangen oma." Ucap Aya manja kepada oma nya.
"Oma juga kangen Aya sayang." Jawab bunda dengan mencium pipi gembil Aya.
"Sama nenek nggak kangen ini." Goda ibu dengan pura-pura ngambek kepada Aya.
"Kangen juga sama nenek dan kakek." Jawab Aya dengan bergantian memeluk dan mencium ibu
"Kakek tidak ikut di peluk ni." Ucap ayah handoko mendekati Aya.
Aya pun mendekati kakek nya dan memeluk nya.
__ADS_1
"Nenek, Aina sama abang ikut tidak?" Tanya Aya.
"Ada sayang, coba kamu keluar disana ada abang dan Aina. Dan juga ada kak Ara, Kak Jojo, Kaka Juju dan kak Rasya sayang." Jawab ibu.
"Ya udah, Aya mau kelual dulu ah., ayah Lindu belat sama mereka" Ucap Aya dengan turun dari tempat tidur menuju ke luar untuk menemui sepupu-sepupu nya. orang dewasa yang berada di kamar El tersenyum sambil menggelengkan gelengkan kepala nya, setelah mendengar ucapan dari Aya barusan.
"Di kasih nama siapa ni nak cucu kita." Tanya ibu sambil memangku Ren.
"Isamu Renjiro Makoto bu."Jawab El
"Nama yang indah." Ucap ayah Handoko.
" Iya yah, mas Andra yang kasih nama kepada putra kami, bahkan El belum sempat memikirkan nama nya, kata nya mas Andra, ia mendapatkan nama itu setelah melaksanakan Sholat tahajud." jawab El
"Kita bawa keluar aja yuk San, ajak bunda kepada ibu. Ren pun akhirnya di bawa keluar.
Di sana sudah ada Langit, Senja, Arka, Yasmin, Azell, Arion, dan Arin dan Arvan yang sedang bercengkrama dengan zafran.
Radit dan fajar pun ikut bergabung dengan mereka .
"Wah, si ibu baru tambah cantik saja habis lahiran." Puji Yasmin kepada ipar nya.
__ADS_1
"Bisa saja kamu kak" Jawab El dengan duduk perlahan di atas kursi.
Sedangkan yang lainnya duduk di bawah. Bukan nya kurang sopan, tapi El belum bisa untuk duduk di bawah.
"Wah ini ponakan kami ya." Tanya Yasmin sambil berdiri menengok Ren di gendongan ibu.
"Wah ganteng banget sih ponakan onty." Tambah Senja memuji Ren.
Ren pun hanya mengolet tanpa terganggu dengan kehadiran keluarga besar nya. Dia tertidur kembali dengan tenang.
"Siapa dulu om nya jadi wajar dong jika dia ganteng." Ucap Arion dengan PDnya.
"Idih sok ganteng, Ni ponakan baruku ganteng bukan nya mirip Kak Arion tapi mirip Kak Ran ya." Ucap Yasmin.
"Idih ni anak kecil, ngikut-ngikut saja lagi." Jawab Arion dengan memencet hidung Yasmin.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
__ADS_1