Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
RAN 108


__ADS_3

" Tadi Aya belajal buat mainan Dali platicin, tadi Aya sama Aina buat bunga, bagus deh Oma." Celoteh ata yang asik menceritakan kegiatan hari ini dengan gembira.


" Aduh pintar nya cucu Oma." Ucap Oma lalu menggapai Aya dan mencium pipi nya.


" putri siapa dulu dong " ucap Zafran dengan bangga.


" Putli nya Daddy zaflan." Jawab Aya dengan semangat.


semua pun tertawa karena tingkah laku Aya.


Setelah menempuh perjalanan 10 menit mereka pun sampai di supermarket yang dituju zafran memakirkan mobil nya Oma keluar dari mobil dan membukakan pintu untuk cucu cantiknya itu.


Diikuti zafran yang juga keluar dari mobil mereka berjalan bersama menuju supermarket tidak lupa zafran mengambil troli dorong untuk berbelanja.


Aya dinaikkan ke dalam troli Oma berjalan menuju tempat sayur dan diikuti zafran yang mendorong troli.


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀


" Mbak El." Panggil Intan.

__ADS_1


" Ya Bu intan ada apa?." Jawab El yang lupa janji nya dengan intan. " Ih mbak El ini kebiasaan deh, pura pura lupa atau tidak mau cerita?." intan pun jengah dengan sikap pelupa El apalagi dia kepo kenapa tadi pagi El tampak bahagia.


" ih apa an sih dek, beneran deh aku lupa kan dari tadi kamu lihat sendiri, aku lagi sibuk rekap nilai." Jawab El yang masih belum paham maksud intan.


" Heh, itu loh mbak, tadi kata nya mbak mau cerita kenapa tadi pagi mbak senyum senyum sendiri." Jelas intan yang masih sabar menjelaskan kepada El.


" He he, maaf dek aku lupa." Jawab El dengan cengengesan.


" Ok aku akan cerita, dulu aku pernah cerita sama kan kan dek tentang laki laki yang nolongin aku waktu di bus?." Ucap El


" oh yang itu ya mbak, Abang berbaju loreng kan?." Tanya intan.


" Yip betul sekali." Ucap El.


" Atau ...." Intan berfikir.


" Jangan jangan mbak tadi bertemu dia ya?." Tebak intan dengan rasa penasaran nya.


El tersenyum tipis dan mengangguk kan kepala nya.

__ADS_1


" Yang benar mbak." Teriak intan yang sampai di bekap mulut nya oleh El karena mereka mengganggu rekan kerja mereka.


" Pelan pelan kali dek, tidak usah teriak teriak." Ucap El sedikit kesal dengan intan.


" Ya maaf mbak, kan terkejut saja, kaya mbak kan mbak tidak pernah bertemu lagi dengan dua, terus bagaimana cerita nya tadi pagi mbak bisa bertemu??? Atau jangan jangan mbak tadi pagi kecopetan lagi, terus di tolongin dia hi hi hi hi.' ledek intan.


" Sembarang." Ucap El sambil mencubit tangan intan.


" Doa mu jelek banget." Lanjut El.


" Lah terus bagaimana mbak bisa ketemu lagi dengan nya?." Tanya intan yang terus mendesak El.


" Penasaran ya, mau tahu aja atau mau tahu banget." Ucap El.


" ih mbak, kalau cerita jangan setengah-setengah dong." intan pun kesal dengan jawaban El intan memang berbeda dengan Tania jika Tania anaknya slengean tapi intan lebih serius dan rasa kepo nya yang tinggi meskipun kadang-kadang nggak sabaran tapi intan juga salah satu sahabat El yang paling ngertiin El.


" Ceritanya aku terusin besok aja deh biar kamu tambah penasaran." goda El sambil membereskan kerjaan nya dan mulai memasukkan nya ke dalam tas ransel nya.


...🌹🌹🌹🌹🌹...

__ADS_1


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....


__ADS_2