Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
LS 8


__ADS_3

" Apa ada sesuatu yang mengganggu pikiran kamu?, ingat nak, kamu masih punya kami, kami yang selalu akan ada untuk anak anak nya, meskipun anak anak nya sudah menikah, itu tidak membuat kami melepas begitu saja, meskipun kami tidak bermaksud ikut campur dalam urusan rumah tangga kalian, tapi kalau kamu sudah tidak kuat, ceritakan, bagilah cerita kamu pada kami, jangan ke orang lain, In Sya Allah pasti akan ada jalan keluar kalau kita saling berbagi." ucap Mesya dnegan membelai sebelah tangan Langit dengan halus dan pelan.


" Tidak ada bunda, mungkin hanya capek saja, karena belakangan ini banyak yang mengajukan kerjasama dengan perusahan, di tambah Devi juga mau melahirkan, mau tidak mau Langit harus mempersiapkan tenaga yang ekstra untuk menanti anak Langit." Jawab Langit yang berpura pura menutupi beban yang ia rasakan sekarang.


Bunda yang tahu kalau putra nya itu sedang menutupi sesuatu hanya bisa menghela nafas panjang, bagaimana pun juga, putra nya memiliki privasi yang tidak semua orang bisa mengetahui nya kalau sang pemilik privasi tidak mengatakan nya.


Di dalam ruangan operasi terdengar suara baby yang bergitu kencang.


" Bunda, sekarang Langit sudah menjadi papi Bun, ma." ucap Langit begitu bahagia.


Bunda dan mama terlihat senang melihat putra nya tersenyum bahagia, sangat terlihat dari cara putra nya tersenyum


Di hati ke dua wanita itu berdoa semoga ini awal dari kebahagian bagi putra nya, meskipun Langit tidak memberitahukan kondisi rumah tangga nya, bunda dan mama nya tahu kalau saat ini putra nya sedang tidak bahagia.

__ADS_1


" Selamat ya nak, sekarang kamu sudah menjadi seorang papi, kamu harus bisa mendidik menjadi anak yang baik." ucap Bunda


" Terima kasih bunda, terima mama, karena sudah mau menemani putra kalian ini untuk menjadi seorang papi." ucap Langit sambil mencium tangan ke dua wanita di hadapan nya.


Pintu ruang operasi terbuka, terlihat seorang perawat menggendong baby yang terbungkus dengan kain berwarna pink.


Langit, bunda dan mama menghampiri perawat tersebut.


" Selamat ya pak, putri nya sudah lahir, semua lengkap tanpa ada kekurangan suatu apa pun." ucap sang perawat.


" Silahkan pak kami tunggu di kamar baby ya, untuk mengadzani putri bapak." ucap Perawat lagi.


Langit menganggukkan kepala nya. lalu mengikuti perawat dari belakang, sedangkan bunda dan mama mengikuti Devi yang masih dengan kondisi lemas karena efek dari bius saat sebelum di lakukan operasi.

__ADS_1


Tidak berselang lama, ayah dan papa serta adik adik dari Langit datang ke RS, sebenarnya mereka mau datang sejak mendapat kabar dari bunda dan mam, tapi mereka sedang sekolah untuk Azell dan kuliah untuk ke tiga putra kembar nya, sedangkan papa dan Ayah sedang ada rapat.


Langit begitu bahagia karena semua keluarga berkumpul untuk melihat princes nya, Devi juga sudah sadar, tapi Devi lebih banyak diam kalau sedang bersama dengan keluarga suami nya.


Pintu kamar terbuka, terlihat seorang perawat mendorong box baby masuk ke ruangan Devi.


" Bu, saat nya baby minum Asi, nanti saya akan kesini lagi 1 jam lagi untuk membawa putri ibu ke ruangan baby lagi." ucap perawat setelah itu perawat itu keluar dari kamar Devi.


--------------------------------------


Selamat atas kelahiran putri nya ya Langit.


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...


__ADS_2