Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ran 244


__ADS_3

"Selamat ya dek akhirnya sebentar lagi kamu mau jadi ibu lagi ." Tambah Arin yang bahagia mendengar kabar dari adiknya.


"Jaga baik-baik nak kandungannya jangan terlalu banyak pikiran dan bekerja berat." Nasehat bunda kepada menantunya.


"lya bun, pasti El akan menjaga kandungan El, Do'akan El ya yah,bun, ibu dan mbak Arin biar El diberikan kesehatan sampai melahirkan." Jawab El.


"Pastinya nak, kami akan selalu mendo'akan kalian di sana."Tambah ayah Ray.


'Selamat Aya bentar lagi Aya mau jadi kakak seperti abang." Ucap Adam kepada Aya.


"Telima kasih abang, Aya bahagia bental lagi mau punya adek." Jawab Aya dengan wajah tersenyum.


Akhirnya mereka pun larut dalam obrolan bersama. Banyak nasehat yang di berikan ibu, dan keduan mertuanya untuk El agar kandungannya sehat.


Ada berbagai makanan dan hal yang harus dia hindari karena berpantangan untuk di lakukan ibu yang sedang mengandung.


Mereka juga memberikan petuah kepada zafran agar menjaga istri dan calon buah hatinya. Mereka juga berpesan agar zafran lebih bersabar menghadapi ibu hamil yang kemungkinan moodnya berubah-ubah.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Pagi ini,setelah melaksanan Apel pagi dan meminta izin untuk Aya di sekolahnya zafran kembali ke rumahnya untuk menjemput istri dan anaknya.

__ADS_1


Sesuai rencana, mereka akan pergi ke rumah sakit untuk meriksakan kandungan El. Aya sangat berantusias untuk melihat adiknya di perut sang bunda.


Mereka akan menggunakan mobil untuk pergi ke rumah sakit.


Setelah 1 bulan tinggal di asrama, Zafra. mewujudkan keinginanya untuk membeli mobil agar istri dan anaknya nyaman jika sedang bepergian.


Mereka juga berencana membeli rumah untuk tempat tinggal mereka kelak, tidak selamanya mereka akan tinggal di asrama. Tak apalah mereka hidup dalam kesederhanaan tapi planing yang matang untuk masa depan anak-anaknya.


" Assalamualaikum."Ucap zafran setelah masuk ke dalam rumah.


"Waalaikum salam mas, mas sudah selesai apelnya?" Jawab El yang mendekati suaminya dan tidak melupakan kebiasaan untuk mencium tangan sang suami tanda hormat.


"Sudah dek, tadi juga sudah ke sekolah Aya untuk memamitkan dia." Zafran menjawab dengan mendudukkan dirinya di kursi ruang tamu.


"Baru di kamar mas, barusan ganti baju dan sekarang baru memilih kerudung yang akan dia pakai." Jawab El yang mengikuti suaminya duduk disampingnya.


"Ya udah adik duduk saja biar mas susul Aya di kamar." Usul zafran yang tidak ingin membuat istrinya kelelahan.


Apalagi tadi pagi jam 03.00 dini hari El merasa mual dan memuntahkan seluruh isi perutnya.


Untung zafran sudah selesai melaksanakan sholat malamnya, sehingga bisa membantu El untuk memijat tengkuk sang istri.

__ADS_1


"Ya mas sekalian ambilkan tas Ifa di atas ranjang Aya ya, tadi sudah Ifa bawa kesana."Pinta El Wajah Salma masih sedikit pucat tidak menghalangi dia untuk menyiapkan dan memandikan Aya.


Apalagi setelah dia tahu bahwa dirinya telah mengandung, dia akan berusaha untuk selalu memperhatikan Aya agar dia tidak merasa iri dengan calon adiknya.


"Ayo sayang kita berangkat." Ajak zafran setelah menyusul sang putri di kamarnya.


Dia menggendong Aya dan membawakan tas El.


"Ayo mas."Jawab El dengan meraih tas yang di sodorkan zafran..


Mereka berjalan menuju ke mobil yang sudah diparkirkan di depan rumah. Tidak lupa El mengunci pintu rumah.


"Aya duduk di belakang ya, kasihan adik di perut nanti kalau Aya duduk di pangguan mommy."Nasehat zafran kepada Aya.


"Ok daddy, Aya di belakang saja bial mommy duduk depan."Jawab Aya dengan ramah.


Meskipun masih kecil Aya sudah memahami keadaan mommy nya apalagi tadi pagi ia mendengar mommy nya yang muntah-muntah dan tampak pucat.


Zafran membuka pintu penumpang untuk mendudukkan Aya dengan nyaman.


...🌹🌹🌹🌹🌹...

__ADS_1


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....


__ADS_2