
" Ok, gue terima Su, terima kasih selalu ada buat gue dan keluarga gue." ucap Amar.
" sama sama, tenang kita sudah keluarga." ucap Zafran, lalu ia kembali menghubungi keluarga nya di Surabaya, dan mereka siap.
Sedangkan Dimas yang sedari tadi diam dan menyaksikan ke dua sahabat nya itu merasa bangga kepada Zafran, dia begitu mudah nya menolong orang, bahkan membeli rumah seperti membeli krupuk, di dalam fikiran Dimas, apa Zhafran tidak takut kalau suatu saat dia akan di tipu atau hanya di manfaat kan saja oleh orang orang yang hanya berpura pura baik kepada nya, tapi Dimas segera menepis hal itu, dan semoga saja Amar bukan orang seperti itu.
Beberapa hari kemudian.
Zafran dapat telp dan om Juna kalau semua nya sudah beres dan sudah siap di tempati, ibu nya Amar akan bekerja di panti asuhan dan ayah nya bekerja sebagai tukang kebun di rumah Oma dan opa, Zafran juga sudah menyampaikan kepada Amar, dan Amar Meraka lega kalau saat ini kehidupan ke dua orang tua nya lebih terjamin, dan tidak memulung lagi.
Zafran saat ini sedang mengikuti pengajian di daerah Aceh, meskipun dia sibuk dengan kegiatan dinas nya, ia tidak lupa akan akhirat nya.
Buggg!!!!
" maaf." ucap Zafran yang tidak sengaja menabrak seseorang.
" iya kak tidak apa apa." jawab seseorang.
Zafran langsung menatap seseorang orang itu.
__ADS_1
Deg!!!! jantung nya berdetak lebih cepat.
" permisi kak, mari." ucap Wanita itu, lalu pergi meninggalkan Zhafran yang sudah masih diam terpaku.
Zafran mengingat ingat siapa wanita itu, seperti nya dia sudah mengenal nya.
Zafran tidak ambil pusing, ia juga berlalu begitu saja dan masuk ke dalam masjid untuk mengikuti pengajian tersebut, ke dua sahabat nya tidak ikut karena lagi mengikuti kegiatan di luar.
2 jam kemudian.
Setelah selesai mengikuti pengajian, Zhafran tidak langsung pergi meninggalkan Masjid, melainkan ia bersimpuh di hadapan di rumah Allah, ia ingin mencurahkan isi hati nya.
" nak Zhafran." panggil orang itu
" iya pak Ustad." jawab Zafran.
" ada waktu sebentar, saya mau bicara dengan nak Zafran." ucap pak Ustad
" iya Ustad, saya ada waktu, kita bicara dimana?." ucap Zhafran yang tahu, mungkin yang di bicarakan oleh pak Ustad sangat penting
__ADS_1
Mereka ber dua berjalan ke ruangan para tertua di Masjid ini.
Zafran begitu terkejut setelah masuk ke dalam ruangan itu, karena tidak hanya diri nya dan ustad yang memanggil tadi namun ada 3 orang di dalam ruangan itu
" Nah ini yang nama nya nak Zhafran." ucap Ustad yang tadi memanggil Zhafran tadi bernama Ustad Romi.
" silahkan duduk nak Zafran." ucap seorang Kyai yang bernama pak Soleh.
" Iya pak ustad dan pak Kyai." Jawab Zafran lalu duduk di kursi tunggal di sebelah pak Kyai.
" Maaf pak Kyai, saya mohon maaf yang sebesar besar nya, kalau boleh tahu ini ada apa ya? apa saya telah melakukan kesalahan, sehingga saya di panggil ke sini?." tanya Zafran.
" Tidak nak, maaf bapak juga, karena telah membuat kamu bingung, ini ada yang ingin bertemu dengan kamu Nak." ucap pak Kyai...
Jeng jeng jeng, siapa hayo hayo hayo tebak tebak.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
__ADS_1
...Terima kasih....