Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
LS 35


__ADS_3

Aku berdiri merentangkan tangan karena pegal lama duduk di kursi, semua nya sudah selesai untuk meeting besok, aku dan Bagus keluar bareng sampai lobby dan berpisah di sana,


mobil ku sudah terparkir, saat akan naik aku melihat Niko masuk ke hotel yang berada di sebelah kantor ku, entah habis dari mana sahabat nya itu. Niko yang melihat aku lalu menghampiri ku.


" Mau aku antar tidak Dev." Tawar Niko.


" Tidak usah Nik, aku bawa mobil sendiri." Sambil ku tunjuk ke arah mobil merah ku.


" Ok deh, take care Dev." Niko membukakan pintu untuk ku, aku pun berpamitan pada nya.


Jam 21.00 aku sudah sampai di rumah. Pak Asep sigap menyambut ke datangan ku, ia sudah tahu tugas yang harus di lakukan nya, aku masuk ke dalam rumah setelah memberikan kunci pada pak Asep, lampu ruangan sudah mati dan berganti dengan lampu sudut redup.


Aku menuju kamar ku di lantai 2, saat ku buka pintu terlihat suami ku baru selesai sholat.

__ADS_1


Ya, aku akui ia sangat taat beribadah, beda dengan ku yang sholat nya masih bolong bolong karena sibuk bekerja.


Aku minta maaf pada nya karena telat pulang dan menjelaskan alasan ha, tapi tidak ku beri tahu kalau aku ketemu Niko, ia menanggapi dengan wajah datar, saat terasa akan ada perdebatan, aku memilih menghindar pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


Saat aku keluar dari kamar mandi, tampak suami ku tidur terlentang dengan pandangan seperti yang sedang melamun, aku mendekat ke arah tempat tidur dan membaringkan diri menghadap tubuh nya, tiba tiba ia membalikkan badan memunggungi ku.


Aku ingin mengajak nya bicara tapi tubuh ku terasa teramat lelah, tidak lama kemudian rasa kantuk mulai mendera, mata ku langsung terpejam dengan tidur lelap.


Devi Pov off.


" Sayang bangun sudah subuh, mau ke masjid tidak?." Tanya Devi mengelus pipi suami nya dengan lembut. Devi membiarkan Langit melakukan keinginan nya, ia usap usap lengan suami nya penuh kasih sayang.


" Sudah 5 menit sayang, tuh dengar tidak suara adzan, ayo bangun." Ucap Devi lagi.

__ADS_1


Langit menggeliat malas, tapi segera ia beranjak turun dari atas tempat tidur nya menuju kamar mandi.


Terdengar gemericik air dari kamar mandi, tidak lama ia keluar dengan handuk melilit pinggang nya, tubuh dengan perut rata dan berotot, tampak terlihat segar.


Dengan tergesa gesa Langit memakai sarung dan baju Koko nya yang sudah di siap kan eh sang istri.


Langit melewati istri nya sambil berbisik,


" Pulang dari masjid servis aku." Langit berlalu sambil mengedipkan mata genit nya, Devi pun tersenyum penuh arti.


Devi telah selesai melaksanakan sholat, ia menghampiri box dimana anak nya masih tertidur lelap, setelah puas menciumi wajah anak nya itu, perlahan lahan Ara di ambil dari box lalu di pangku nya agar tidak terbangun untuk di pindahkan ke kamar sebelah....


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...


__ADS_2