Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
RAN 235


__ADS_3

Setelah pamit, Aya dan Rio bergabung dengan teman seusianya untuk bermain bersama. Sedangkan El dan Rosa berjalan menghampiri ibu-ibu yang sudah asyik berkumpul.


Mereka juga tidak segan menyapa ibu-ibu. Meskipun suami El dan Rosa mempunyai jabatan di kompi, mereka tidak pernah sungkan untuk bergabung dengan ibu-ibu yang lain.


"Selamat sore bu, maaf ya kami agak terlambat datangnya." Ucap El menyapa ibu-ibu disana.


"Selamat sore bu zafran dan bu Radit. Ijin tidak apa apa ibu ini juga belum di mulai latihannya." Jawab Bu joko. (Biasanya tinggal di asrama selalu menyebutkan nama suaminya ya)


"lya bu kamu kesana dulu ya bu untuk menyapa yang lainnya."Pamit El dengan tersenyum.


"Mari ibu-ibu" Tambah Rosa.


"Ijin iya ibu, silahkan."Ucap Ibu-ibu di sana.


El dan Rosa pun berjalan menghampiri Nita bersama grupnya untuk menyapa. Bagi El, meskipun Nita selalu culas terhadapnya dia akan tetap bersikap ramah untuk menghormati suaminya.


"Sore bu." Sapa El.


"Ehem. eh mbak Maya padahal kita kan baru pulang kerja udah on time tuh sampai sini, eh kok bisa ya ada yang hanya diam di rumah datangnya terlambat."Ucap Nita untuk menyindir El.

__ADS_1


"lya sih mbak,bkita aja dibelain datang tepat waktu loh."Jawab Maya dengan memandang El sinis.


"Maaf ya mbak Nita dan mbak Maya kami memang pengangguran, tapi kami juga punya kewajiban untuk melayani suami kami apalagi kami juga punya anak yang harus kamu rawat." Jawab Rosa yang nggak suka dengan ucapan Nita


"Sudah mbak."Ucap El lirih dengan memegang pundak Rosa untuk tidak meladeni perkataan Nita.


"Maaf ya mbak Nita mbak Maya, kami sudah datang terlambat. Insya Allah besok kami akan datang tepat waktu."Ucap El


"lya nggak hanya janji saja tapi juga harus tu di laksanakan."Tambah Nita ketus.


"lya mbak, kalau begitu kami permisi dulu untuk kesana."Pamit El dengan menarik tangan Rosa .


Setelah sedikit menjauh dari Nita, El mendengar kasak kusuk nggak enak tentang dia.


"Kok om zafran bisa milih dia sih, padahal dokter Mona adalah perempuan yang sangat sempurna. Eh malah di tinggalin dengan memilih perempuan yang biasa saja."Ucap Maya yang masih bisa di dengar El dan Rosa.


"Nggak tau tuh, paling dia pakai cara licik agar di nikahin om zafran."Jawab Nita mengompori grupnya.


"Sabar ya mbak, biarkan mereka berbicara apa dan tidak suka sama mbak El. Masih banyak orang yang suka kok sama mbak."Ucap Rosa menenangkan El.

__ADS_1


"lya mbak, Insya Allah saya akan selalu sabar mbak. Pasti suatu saat Allah akan menunjukkan kebenarannya."Jawab El lembut dan tersenyum.


"Beruntung nya om zafran menikahi mbak yang baik dan sabar. Semoga Allah selalu memberikan kebahagian buat kalian." Do'a Rosa ketika melihat ketabahan El.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Sudah 3 bulan zafran dan El mengarungi hidup rumah tangga. Banyak cobaan yang harus mereka lalui dalam menjalankan kehidupan rumah tangga yang masih seumur jagung.


El sudah menganggap semua cacian Nita hanya sebagai angin lalu. Awalnya dia sempat terbakar dengan semua ucapan Nita, Mona dan Maya.


Tapi lambat laun, semua hanya di anggap sebagai ujian dia dan suami. Apalagi disana, semua tindak tanduk istri anggota pasti di nilai dan mempengaruhi nama baik suaminya.


El hanya diam dan berdo'a agar orang yang menyakitinya di berikan kesadaran dan kehidupan bahagia.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....

__ADS_1


__ADS_2