Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ran 284


__ADS_3

"Ini aku bawa capcay dan sambalnya. Kemarin kan kita sudah janjian buat bawa apa." Tambah Rosa dengan memamerkan makanan yang dia bawa dengan tersenyum.


"Yaaaaa...., aku yang nggak bawa apa-apa ni." Ucap Nita yang merasa malu.


"Tenang mbak, ini cukup kok buat makan kita bersama. Jadi nggak usah khawatir." Jawab Radit menenangkan Nita yang merasa tidak enak.


"Benar mbak, tadi mbak Nita kan dadakan jadi wajar nggak siap-siap bawa apa-apa. Kami maklum kok mbak." Tambah Rosa.


"lya mbak nggak usah sungkan. Kita kan saudara. Apapun yang kita bawa ya kita makan bersama. Tidak ada rasa iri atau pun yang lainnya. Yang ada adalah rasa kebersamaan." Ucap El.


"lya mbak, kapan-kapan gantian deh aku sama mas fajar yang traktir kalian semuanya." Jawab Nita.


"Wah itu ide bagus, apalagi traktirnya di restauran mewah Pasti kami senang sekali." Ucap Radit menyebutkan salah satu restauran terkenal di kota itu.


"Heleh, itu maunya kamu Suh." Jawab zafran dengan memukul pelan lengan Radit.


"Aduh..,sakit ni Suh." Ucap Rafit berpura-pura merasa kesakitan


"Lebaynya papa tu.." Ucap Rosa yang merasa jijik dengan sikap suaminya yang dirasa lebay.

__ADS_1


"Dari pada ngurusin orang ini yang nggak henti-hentinya buat ulah, mending kita makan saja ni." Tambah zafran dengan menunjuk ke arah Radit


"Benar om. Mending kita makan saja." Jawab Rosa.


"Mama ni, suaminya ini ma. Malah belain orang lain." Rajuk Radit pura-pura ngambek.


"Makanya nggak usah lebay tu."Ucap Rosa yang tidak memperdulikan suaminya yang pura-pura ngambek.


"He.., kalian tu pasangan yang lucu deh mbak. El jadi gemes sama kalian yang bisa buat El ketawa tiap hari nya." Puji El kepada Radit dan Rosa.


"Ya alhamdulillah jadi kita bisa dapat pahala karena menghibur kalian." Jawab Radit


"Syukurin, dimarahin om zafran. Makanya nggak usah banyak bawel." Ledek Rosa kepada Radit.


Radit pun hanya mendengus kesal karena di ledek sang istri. El, Nita dan Fajar hanya tertawa melihat tingkah Radit dan Rosa.


Sedangkan Aya dan Rio hanya mendengarkan tanpa ikut menyahuti karena tidak paham dengan pembahasan orang dewasa.


El, Nita dan Rosa mengambilkan makanan untuk pasangan masing-masing. Mereka saling bercanda menikmati makan siang yang sederhana bersama-sama.

__ADS_1


Tanpa ada rasa iri dan saling menjatuhkan. Hanya ada canda dan tawa yang menghiasi kebersamaan mereka.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Beberapa bulan berikutnya.


Tak terasa kandungan El sudah menginjak bulan ke sembilan. Perut El pun semakin membuncit.


Ada perubahan pada beberapa bagian tubuh El. Hingga hampir semua bajunya yang bisanya longgar menjadi press tubuh.


Untung Dia selalu membeli baju yang longgar pada tubuhnya, sehingga masih bisa dia pakai.


Perubahan juga tejadi pada aktifitas kesehariannya. Biasanya dia tidak pernah mengeluh di saat beberes rumah, tapi setelah perut nya membuncit dia merasakan tubuhnya susah untuk bergerak apalagi di ajak untuk bekerja, dia selalu kelelahan.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....

__ADS_1


__ADS_2