Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ran 239


__ADS_3

"Mas, Ifa dimana."Ucap El setelah membuka matanya.


"Tadi kamu pingsan di depan dek, terus mas gendong adik ke dalam. Kamu sakit apa dek ?" Tanya Zafran.


"Dari kemarin memang badan Ifa agak lemas dan pusing saja kok mas. Mas nggak usah khawatir, ifa


nggak apa apa." Jawab El meyakinkan suaminya.


"Pasti kamu kelelahan. Kalau emang capek nggak usah di paksain dek untuk bersih-bersih."Saran zafran.


"Mas buatin teh hangat dulu ya biar badan kamu enakan."Tawar zafran.


El pun menganggukkan kepala dengan lemas tak bertenaga. Dia hanya ingin tidur saja. Rasanya badannya seperti jely yang tak mampu berdiri.


Beberapa saat kemudian, zafran kembali ke dalam kamar, membawa segelas teh hangat untuk istri nya.


"Ini dek di minum dulu mumpung masih hangat." Ucap zafran dengan menyodorkan teh yang baru dia buat.


"Terima kasih mas." Jawab El setelah meminum teh buatan suaminya dengan kepala bersandar di kepala tempat tidur.


Zafran pun mengelus lembut pipi istrinya. Dia berdoa semoga tidak terjadi apa-apa dengan sang istri. Tak berselang lama, ada suara salam dari depan.


Zafran pun menghampiri nya.


"Assalamualaikum."Ucap Radit dan Dokter Khadijah.


"Waalaikumsalam salam."Jawab zafran dengan menghampiri mereka.

__ADS_1


"Maaf ya dokter Khadijah telah merepotkan dokter."Tambah zafrqn.


"Tidak kok pak zafean, kalau boleh tahu istrinya di mana biar segera saya periksa."Jawab dokter Khadijah dengan senyum ramahnya.


"Di kamar dok, mari saya antar" Jawab zafran.


"Ya udah suh karena dokter Khadijah sudah disini, aku pamit dulu ya semoga tante segera sehat" Pamit Radit


"Amin, terima kasih suh atas bantuannya." Ucap Zafran, Radit keluar dari rumah zafran setelah pamit. Sedangkan zafran dan dokter Khadijah masuk ke dalam kamar.


"Assalamualaikum bu zafran, apa yang di keluhkan?" Tanya dokter Khadijah ramah kepada El.


Dokter pun menghampiri El di tempat tidur.


"Waalaikum salam dokter, badan saya terasa lemas dan pusing. Tadi habis sholat tahajud juga saya muntah-muntah."Jawab El dengan lemas.


Dia pun mulai memeriksa El.


"Saya periksa ya bu." Ucap dokter Khadijah dengan memeriksa detak jantung El dengan stetoskop.


Beliau juga menaruhnya di perut Salma.


"Maaf sebelumnya bu, kapan terakhir ibu kedatangan tamu bulanan?" Tanya dokter.


"Saya biasanya setiap tanggal 10 bu tiap bulannya dan..ya Allah mas sekarang tanggal berapa?" jawab El dengan kaget.


"Sekarang tanggal 27 dek." Jawab zafran yang masih belum paham akan situasi.

__ADS_1


"Jadi dokter.."Tambah El dengan menjeda ucapannya.


"Ya kalau prediksi saya ibu sekarang sedang mengandung. Tapi ibu coba tes dahulu dengan testpack untuk memastikan baru di rujuk ke dokter specialis obygin." dokter Khadijah memberikan penjelasan dengan ramah.


"Maksud dokter istri saya hamil ?" Tanya zafran yang masih kaget.


"lya pak zafran, tapi coba di cek dulu takutnya hanya telat saja." Jawan dokter khatijah


"Ya Allah semoga disini sudah berkembang adiknya Aya ya sayang."Ucap Zhafran dengan mengelus perut rata El serta penuh harap.


"lya mas semoga."Jawab El dengan tak kalah bahagia.


"Ya udah pak dan bu zafran saya kasih resep vitamin saja yang bisa bapak beli di apotek dan jangan lupa belikan testpack juga biar ibu segera mengeceknya."Tambah dokter Khadijah dengan memberikan resep kepada zafran.


"Terima kasih dokter." Ucap El.


"Sama-sama bu, kalau begitu saya permisi dulu."Pamit dokter Khadijah.


"Silahkan dokter."Jawab El dengan masih berbaring di tempat tidur.


"Dek, mas antar dokter Khadijah dulu ya sekalian beli vitamin."Pamit zafran.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....

__ADS_1


__ADS_2