
Hari ini adalah hari kedua El dan Aya tinggal di rumah dinas zafran.
Kemarin malam setelah sholat Magrib, keluarga zafran berkunjung ke rumah Danyon dan Wadanyon beserta senior-senior zafran disana.
Dia memperkenalkan anak dan istrinya yang akan tinggal di asrama juga, Ada yang ramah dan welcome dengan kehadiran El disana dan ada juga yang tampak tidak suka dengan kehadiran El.
Ini mungkin yang disampaikan mbak Rosa kemarin, jika tidak mudah untuk tinggal bersama di asrama dengan banyak orang dan berbagai perbedaan sifat.
El memakluminya dan dia akan belajar sebagai mana seharusnya dia bertindak dan bertingkah laku disana. Apalagi mendengar nasehat dari bu Danyon sebagaimana kehormatan suami ada pundak istri. Jika istri bertingkah tak semestinya, suami pun akan menangguh kesalahan dari sang istri.
Jadi El akan berusaha untuk menjaga kehormatan suaminya disini.
Pagi ini El hanya membuat nasi goreng beserta telur sederhana sisa nasi yang dia masak kemarin malam. Kemarin dia sempat belanja kebutuhan sehari-hari dan beberapa sayuran buah dan daging setelah membeli perabotan rumah tangga seperti mesin cuci dan lemari es.
Karena zafran sudah mulai aktif dengan kegiatan rutin nya di asrama, El hanya di temani Aya di rumah setelah sarapan bersama.
"Dek, nanti mas pulang di jam makan siang ya."Ucap zafran setelah selesai sarapan dan siap untuk berangkat Apel.
"lya mas, nanti Ifa juga mau masak makanan kesukaan Aya seperti request dia kemarin."Jawab El yang mengantarkan suaminya ke pintu depan.
"Jangan lupa sambalnya ya sayang, ada yang kurang jika makan tanpa sambal." Tambah zafran.
"Siap komandan, nanti di buatin sambal special pakai cinta." Ucap El dengan tersenyum.
__ADS_1
"Ha ha ha. bisa saja kamu dek,sekarang sudah pintar menggombal ya."Ucap Zafran dengan mencolek dagu istrinya.
"Kan belajar sama mas."Jawab El dengan tersipu malu.
"Ya udah mas berangkat dulu, kalau ada apa-apa hubungi mas ya."Pamit Zafran.
"Siap mas, nanti jika ada apa-apa pasti Ifa hubungi mas."Jawab El.
"Ya udah mas berangkat dulu, Assalamualaikum." Pamit zafran tidak lupa juga mencium lembut dahi istrinya yang mengantarnya di pintu depan.
"Waalaikumsalam mas."Jawab El dengan memejamkan matanya merasakan ciuman hangat di dahinya.
Tidak lupa ia juga mengambil tangan kanan suaminya untuk dia cium sebagai tanda hormat dia kepada sang suami.
Setelah melihat suaminya pergi meninggalkan pekarangan rumah, Salma pun masuk ke dalam rumah.
Sebelumnya dia juga menyapa tetangga di samping kiri rumahnya.
Rumah dinas zafram berada di tengah-tengah antara rumah mbak Rosa istri dari om Radit di sebelah kanan, dan ada om Randi beserta mbak Nita yang mendiami rumah sebelah kiri El.
Mbak Rosa dan mbak Nita mempunyai sifat yang bertolak belakang, jika mbak Rosa mempunyai sifat welcome terhadap El ketika awal berkenalan, sedangkan mbak Nita tampak tak senang dengan kehadiran El.
El dapat melihat ketidak sukaannya ketika dia diajak zafram untuk bersilaturahmi di rumahnya. Entahlah..
__ADS_1
"Mau berangkat kerja ya mbak ?" Sapa El lembut ketika melihat Nita keluar rumahnya dengan baju dinasnya yang tersampir rapi di lengan tangan sebelah kirinya.
"Ya." Jawab Nita dengan singkat dan nada ketus.
El hanya bisa mengelus dadanya mendengar jawaban Nita.
"Mari mbak saya masuk dulu."Pamit El.
Nita hanya memandang sinis El tanpa menjawab El.
Dia membuka pintu mobilnya dan mulai duduk di kursi kemudi untuk menjalankan mobilnya ketempat dia bertugas.
Mbak Nita adalah istri dari senior zafran.
Dia adalah seorang dokter disalah satu rumah sakit swasta di kota tersebut.
Setelah masuk rumah, El bersiap untuk membersihkan rumah dan mencuci baju kotor yang sudah menumpuk di dalam.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
__ADS_1