
" Sini sayang maafin papi jadi lupa sama Ara, ayah Mama ada di dalam." Langit mencium pipi anaknya yang masih basah karena menangis.
" Ya sudah kak kita berdua pergi dulu ya." Ujar sasi sambil berlalu Langit menutup pintunya kembali dan masuk membawa Ara di dalam gendongan nya.
" Hai sayang, mama kangen nih." Senja memekik bahagia, ia menghambur memeluk Ara, meraih nya untuk di peluk nya.
" Mama, Ara mencari mama dimana mana tapi tidak ketemu." Ara kembali menangis di dalam pelukkan Senja.
" ulu-ulu anak mama maaf ya tadi Mama habis mandi dulu udah dong jangan nangis sekarang anaknya Mama kan sudah sama mama dan papi." Senja mengusap sisa air mata di pipi Ara.
" Ara mau bobok sama mama tiap hari kata papi boleh." Ucap Ara.
" Iya sayang mulai sekarang Ara bisa bobo tiap hari sama mama." Senja mencium gemas pipi Ara ia mengulum senyum melihat suaminya duduk di sofa dengan kepala terkulai lemas.
" Yank, jadinya bersambung nanti malam deh." Kini langit yang merajuk senjanya tergagah menimpalinya.
__ADS_1
Sore hari Mama papa ayah bunda, Sasi, Azell, Arka, Alvi, dan Arion serta ayah dan ibu dan Adam, sudah duduk dalam satu meja panjang di restoran hotel, mereka berbincang santai sambil menunggu hidangan dan menunggu kedatangan sepasang pengantin untuk makan sore bersama.
" Maaf ya menunggu lama." Ujar senja sambil duduk diikuti Langit di sisi kanannya ara duduk tepat di sebelah kiri Senja.
" Belum lama kok nak hidangannya juga belum datang." Ucap Mama iya mengulum senyum melihat wajah menantunya bibir bawahnya bengkak.
" Kak itu bibirnya kenapa seperti disengat tawon?." Tanya Adam polos ibu langsung mengikutnya untuk diam karena melihat senja yang berhadapan dengan wajah yang merona karena malu.
Sasi cekikian menahan tawa.
" Di kamar mama tidak ada nyamuk besar onty, ada juga angsa dua." Jawab Ara yang polos dengan mengangkat 2 jari tangan nya.
Sasi kembali tertawa, yang lain nya hanya tersenyum tipis, Langit masih cuek, tangan kiri nya masih sibuk mengelus elus paha istri nya yang berlapis gamis panjang.
Para pelayan datang menyajikan banyak hidangan ke atas meja aroma wangi langsung menguar membuat cacing di perut bersorak.
__ADS_1
" Ayo sekarang kita makan dulu nanti kita lanjut ngobrol ngobrolnya pak Asep silakan pimpin do'a." Ucap Ayah Ray.
Pak Asep memimpin doa sebelum makan dengan khusyuk acara makan keluarga pun dimulai diselingi dengan obrolan-obrolan santai yang membuat Ara pusing karena tidak mengerti tentang obrolan para orang dewasa.
...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...
Semua tamu yang sudah hadir berbaris di kiri dan kanan jalan yang dilalui tak luput mengabadikan prosesi itu dengan ikut berbahagia sang raja memakai setelan jas berwarna silver grey senada dengan warna gaun indah sang ratu, melangkah dengan melambaikan tangan dan menebar senyum bahagia ke semua tamu sungguh aura mereka sangat bersinar cantik dan tampan, benar-benar pasangan serasi.
Selesai langit memberikan sambutan MC mempersilahkan para tamu untuk bersalaman ke atas pelaminan, crew wo mengatur dengan baik dan tertib antrian tamu yang akan naik dan foto bersama dengan sepasang pengantin yang sedang mengumbar senyum manis mereka.
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...
__ADS_1