
Anakku Ran
Hari ini adalah hari yang berharga dan bersejarah bagimu berdua. Ayah dan Ibu dapat menghantarkan langkah perjalanan ke jenjang pernikahan, semoga menjadi gerbang gerbang gerbang kebahagiaan kelak. Mudah-mudahan Allah memberkahi dan merahmatimu berdua. Amin ya rabbal alamin.
Waktu demi waktu telah kita lewati titian hidup ini bersama-sama, baik dalam suka maupun duka.
__ADS_1
Terentang sepanjang dua puluh tujuh tahun,namun ayah dan bunda merasakan seolah-olah baru kemarin sore. Peristiwa demi peristiwa yang telah kita alami bersama,rasanya masih melekat dan belum lepas dari pelupuk mata ini. Ayah dan bunda sebisa dan kemampuan kemampuan, berupaya untuk membahagiakan mu. melakukan apapun dengan curahan penuh kasih sayang di siang dan malam harimu, agar tetap menikmati kebahagiaan dan kebahagiaan di dalam keluarga. Ayah dan Ibu selalu menjagamu dalam dekapan kasih sayang dan menimang mu, dalam agar kau lelap tidurmu, memapahmu untuk berlatih berjalan. Merawatmu dikala kau dilanda sakit dan melakukan apapun agar kau sehat dan cerah ceria kembali. Betapa hati Ibu dan Ayah berbunga-bunga kembali saat melihatmu sembuh dalam keceriaan,
Anakku RAN
Anda telah memutuskan pilihan kepada ananda Aisyah, menetapkan dan menetapkan sebagai pendamping hidup dalam mahligai rumah tangga. mencarilah bahwa seluruh keluarga harapan agar rumah tangga yang engkau bangun menjadi mahligai yang kokoh bagai karang yang tak lekang diterpa panas, dan tak remuk diterjang ombak. Semoga menjadi mahligai rumah tangga yang memantulkan cahaya Sakinah, Mawaddah wa Rahmah sebagaimana rumah tangga Nabiullah Adam AS dan Siti Hawa, Yusuf dan Zulaikha, serta Rasulullah Muhammad SAW dengan Khadijah Al-Kubra. Mahligai rumah tangga yang membawa kerinduan dikala jauh, dan perdamaian serta kasih sayang dikala dekat. Saling berbagi rasa dikala suka,dan saling menghibur dikala duka.
__ADS_1
Sadarilah bahwa Allah mentakdirkan kita melihat dunia ini untuk turut menjadi salah satu pemeran sebagai Khalifah di muka bumi ini,menjadi bagian sejarah kiprah manusia di persada alam ini,untuk memakmurkan bumi.Bukanlah sekadar berada di dunia,tetapi seperti kata Paulo Fraire :”Man was lahir bukan hanya di dunia, tapi dengan dunia”.Jadi kita bersama dunia ini untuk menjaga keharmonisan dan kemakmuran. Karena tangis kebahagiaan Ayah dan bunda menyatu dalam seribu satu perasaan dan harapan. Terima kasih wahai Allah…kau telah menitipkan amanat kepada ku dan isteri ku…seorang anak laki-laki,dan itulah kamu…. semoga menjadi pembawa pelita agamamu. Amin…amin…amin…ya mujiba saailiin.
Anakku Zhafran.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
__ADS_1
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....